Dalamproses penciptaan manusia, ada ayat-ayat yang menjadi dalalah bahwa pendengaran diciptakan terlebih dahulu dibandingkan penglihatan. Ini salah satu mukjizat Al Quran yang menceritakan hal ghaib. Pun, ini pula yang kemudian terbukti secara medis, bahwa janin sudah bisa mendengar sejak di dalam kandungan. As Sajdah 9. KumpulanAyat-Ayat Al-Qur'an tentang Toleransi. AKURAT.CO, Agama Islam adalah agama kasih sayang bagi seluruh alam. Bukan hanya untuk umatnya saja, 7 Golongan ini Disebut Al-Qur'an Akan Masuk Surga, Kamu Termasuk? 02/08/2022 20:03 WIB Haji 1443 H . Catat! Jemaah Usia 65 Ke Atas Bakal Jadi Prioritas Haji Tahun Depan . 02/08/2022 13:21 WIB AyatTentang. 6 Ayat Al-Quran Tentang Jual Beli. AlQuranPedia.Org - Transaksi jual beli sudah mendarah daging di tengah-tengah kaum muslimin. Dengannya banyak nafkah yang harus dipenuhi dan dengannya pula Allah Subhanahu Wa Ta'ala meletakkan rezeki bagi sebagian hamba-hamba-Nya. Perkara jual beli ini sangatlah penting sampai-sampai para Alquranjuga menceritakan kisah mengenai ganjaran surga bagi wanita. Alquran juga menceritakan kisah mengenai ganjaran surga bagi wanita. REPUBLIKA.ID; REPUBLIKA TV; GERAI; IHRAM; REPJABAR; REPJOGJA; RETIZEN; BUKU REPUBLIKA; REPUBLIKA NETWORK; Sunday, 28 Syawwal 1443 / 29 May 2022. Menu. HOME Artiya "Sesungguhnya bersaksi (bahwa tiada Tuhan selain Allah) merupakan fondasi kunci." Bersaksi bahwa tiada Tuhan selain Allah menjadi dasar pertama apakah seseorang akan dapat masuk surga atau tidak. Tanpa amal batiniah yang disebut tauhid ini semua amal kebaikan manusia tidak ada artinya dalam kaitannya dengan keselamatan di akhirat. BerikutBeberapa Kumpulan Ayat Al Quran Tentang Cinta Sejati Beserta Penjelasannya. 1. Quran Surat An-Nabaa Ayat 8. " Dan Kami (Allah) jadikan kamu berpasang-pasangan.". Dari penggalan ayat Al Quran di atas dapat diartikan bahwa Allah Swt menciptakan manusia secara berpasang-pasangan. Hal inilah yang menunjukan atas kebesaran Allah yang . Nama-nama surga yang disebutkan dalam Al-Qur'an ternyata sangat banyak, nama-nama surga bisa diajarkan sejak dini pada Si Kecil untuk menguatkan iman dan satu surga yang terkenal adalah Firdaus. Banyak umat Nabi Muhammad SAW yang mendambakan untuk masuk ke Surga Firdaus di kehidupan setelah meninggal Si Kecil lebih mencintai Islam, yuk ketahui tingkatan surga seperti yang sudah Orami lansir dari Islam NU ini!Baca Juga 13 Pondok Pesantren di Solo untuk Pendidikan Agama Si Kecil, Ada yang Berdiri sejak 1750, Masya Allah!Nama-Nama SurgaFoto Nama-Nama Surga agama Islam, surga merupakan tempat terbaik yang menjadi tujuan akhir dan telah disediakan oleh Sang Pencipta bagi hamba-Nya yang banyak yang mengidam-idamkan hidup kekal di dalamnya. Bahkan, sekali pun orang itu bermaksiat, mereka ingin menjadi penghuni semua kenikmatan dalam surga itu tidaklah mudah didapatkan. Ada beberapa cara agar bisa menjadi penghuni surga penjelasan tentang tingkatan surga yang wajib Moms ketahui! Baca Juga 9+ Pesantren di Bekasi dengan Fasilitas Terbaik untuk Si Kecil1. Surga FirdausSurga Firdaus adalah salah satu dari nama-nama surga yang paling terkenal karena merupakan tingkatan surga ini pun diabadikan dalam surah Al-Kahfi ayat 107 yang berbunyi"Sungguh, orang yang beriman dan mengerjakan kebajikan, untuk mereka disediakan surga Firdaus sebagai tempat tinggal."Bahkan ketetapan penghuni Surga Firdaus juga diatur dalam Al-Qur'an, surah Al Mukminun ayat 1-11 yang berbunyi,قَدْ اَفْلَحَ الْمُؤْمِنُوْنَ ۙ ١ الَّذِيْنَ هُمْ فِيْ صَلَاتِهِمْ خٰشِعُوْنَ ٢ وَالَّذِيْنَ هُمْ عَنِ اللَّغْوِ مُعْرِضُوْنَ ۙ ٣ وَالَّذِيْنَ هُمْ لِلزَّكٰوةِ فٰعِلُوْنَ ۙ ٤ وَالَّذِيْنَ هُمْ لِفُرُوْجِهِمْ حٰفِظُوْنَ ۙ ٥ اِلَّا عَلٰٓى اَزْوَاجِهِمْ اَوْ مَا مَلَكَتْ اَيْمَانُهُمْ فَاِنَّهُمْ غَيْرُ مَلُوْمِيْنَۚ ٦ فَمَنِ ابْتَغٰى وَرَاۤءَ ذٰلِكَ فَاُولٰۤىِٕكَ هُمُ الْعَادُوْنَ ۚ ٧ وَالَّذِيْنَ هُمْ لِاَمٰنٰتِهِمْ وَعَهْدِهِمْ رَاعُوْنَ ۙ ٨ وَالَّذِيْنَ هُمْ عَلٰى صَلَوٰتِهِمْ يُحَافِظُوْنَ ۘ ٩ اُولٰۤىِٕكَ هُمُ الْوٰرِثُوْنَ ۙ ١٠ الَّذِيْنَ يَرِثُوْنَ الْفِرْدَوْسَۗ هُمْ فِيْهَا خٰلِدُوْنَ ١١Artinya "Sungguh, beruntunglah orang-orang mukmin. Yaitu orang-orang yang khusyuk dalam salatnya, orang-orang yang meninggalkan perbuatan dan perkataan yang tidak berguna;orang-orang yang menunaikan zakat, dan orang-orang yang menjaga kemaluannya, kecuali terhadap istri-istri mereka atau hamba sahaya yang mereka mereka tidak tercela karena menggaulinya. Maka, siapa yang mencari pelampiasan syahwat selain itu, mereka itulah orang-orang yang melampaui batas.Sungguh beruntung pula orang-orang yang memelihara amanat dan janji mereka. Orang-orang yang memelihara salat mereka. Mereka itulah orang-orang yang akan mewarisi.Yaitu orang-orang yang akan mewarisi surga Firdaus. Mereka kekal di dalamnya." QS Al Mukminun 1-11Sesungguhnya orang-orang yang beriman dan membuktikan iman mereka dengan mengerjakan kebajikan yang disertai niat untuk mendapat rida untuk mereka telah disediakan surga Firdaus yang penuh kenikmatan sebagai ganjaran dan tempat Surga 'AdnFoto Nama-Nama Surga 'Adn adalah salah satu dari nama-nama surga yang tentunya juga ada di Al-Qur' surah Thaha Ayat 76, terdapat sedikit ulasan mengenai Surga 'Adn. Orang-orang yang akan masuk Surga 'Adn adalah mereka yang senang menyucikan surat Thaha, Surga 'Adn adalah salah satu surga yang memiliki banyak sungai di bawahnya. Berikut bunyi surah Thaha Ayat 76"yaitu surga-surga Adn, yang mengalir di bawahnya sungai-sungai, mereka kekal di dalamnya. Itulah balasan bagi orang yang menyucikan diri."Lalu, isi dari Surga 'Adn adalah orang yang mengharap keridaan Allah, melaksanakan salat, memberikan infak kepada mereka yang membutuhkan, dan menolak berbuat tersebut pun dijelaskan oleh di surat Ar Rad ayat 22 - 23 yang berbunyi"Dan orang yang sabar karena mengharap keridaan Tuhannya, melaksanakan salat, dan menginfakkan sebagian rezeki yang Kami berikan kepada mereka;secara sembunyi atau terang-terangan serta menolak kejahatan dengan kebaikan; orang itulah yang men-dapat tempat kesudahan yang baik.""Yaitu surga-surga Adn, mereka masuk ke dalamnya bersama dengan orang yang salih dari nenek moyangnya, pasangan-pasangannya, dan anak cucunya, sedang para malaikat masuk ke tempat-tempat mereka dari semua pintu."Baca Juga 11+ Rekomendasi Pondok Pesantren di Surabaya untuk Pendidikan Agama Si Kecil3. Surga Na'iimSurga Na'iim adalah salah satu nama-nama surga. Surga ini diperuntukkan untuk orang-orang beriman dan mengerjakan amal ini pun disebutkan dalam Surat Al-Hajj ayat 56 yang berbunyi"Kekuasaan pada hari itu ada pada Allah, Dia memberi keputusan di antara mereka. Maka orang-orang yang beriman dan mengerjakan kebajikan berada dalam surga-surga yang penuh kenikmatan."4. Surga Ma'waFoto Nama-Nama Surga Ma'wa menjadi salah satu nama-nama surga. Surga ini disebutkan dalam Surah As-Sajadah ayat 19. Berikut As-Sajadah ayat 19, yang berbunyiأَمَّا ٱلَّذِينَ ءَامَنُوا۟ وَعَمِلُوا۟ ٱلصَّٰلِحَٰتِ فَلَهُمْ جَنَّٰتُ ٱلْمَأْوَىٰ نُزُلًۢا بِمَا كَانُوا۟ يَعْمَلُونَAmmallażīna āmanụ wa amiluṣ-ṣāliḥāti fa lahum jannātul-ma`wā nuzulam bimā kānụ ya’malụn."Adapun orang-orang yang beriman dan mengerjakan kebajikan, maka mereka akan mendapat surga-surga tempat kediaman, sebagai pahala atas apa yang telah mereka kerjakan."Baca Juga 5 Masjid Agung di Jalur Mudik Selatan yang Nyaman untuk Beribadah5. Surga DarussalamDilansir dari Pesantren Khairunnas, nama-nama surga selanjutnya adalah Surga ini pun disediakan oleh Allah untuk orang-orang yang bersabar. Hal tersebut disebutkan dalam Al-An'am ayat 127, sebagai berikutلَهُمْ دَارُ ٱلسَّلَٰمِ عِندَ رَبِّهِمْ ۖ وَهُوَ وَلِيُّهُم بِمَا كَانُوا۟ يَعْمَلُونَLahum dārus-salāmi inda rabbihim wa huwa waliyyuhum bimā kānụ ya’ “Bagi mereka disediakan darussalam surga pada sisi Tuhannya dan Dialah Pelindung mereka disebabkan amal-amal saleh yang selalu mereka kerjakan.” Al-An’am 127.6. Surga Darul MuqamahFoto Nama-Nama Surga surga berikutnya ialah Darul Muqamah. Surga ini diperuntukkan bagi hamba yang sering berbuat kebaikan dan tidak berbuat ini terbuat dari permata berwarna putih yang dijelaskan pada Surah Fatir ayat bunyi Fatir ayat 34, yang berbunyiوَقَالُوا۟ ٱلْحَمْدُ لِلَّهِ ٱلَّذِىٓ أَذْهَبَ عَنَّا ٱلْحَزَنَ ۖ إِنَّ رَبَّنَا لَغَفُورٌ شَكُورٌ34 ٱلَّذِىٓ أَحَلَّنَا دَارَ ٱلْمُقَامَةِ مِن فَضْلِهِۦ لَا يَمَسُّنَا فِيهَا نَصَبٌ وَلَا يَمَسُّنَا فِيهَا لُغُوبٌWa qālul-ḥamdu lillāhillażī aż-haba annal-ḥazan, inna rabbanā lagafụrun syakụr 34 Allażī aḥallanā dāral-muqāmati min faḍlih, lā yamassunā fīhā naṣabuw wa lā yamassunā fīhā lugụb"Dan mereka berkata, "Segala puji bagi Allah yang telah menghilangkan kesedihan dari kami. Sungguh, Tuhan kami benar-benar Maha Pengampun, Maha Mensyukuri, yang dengan karunia-Nya menempatkan kami dalam tempat yang kekal surga; di dalamnya kami tidak merasa lelah dan tidak pula merasa lesu."Baca Juga Berhubungan Intim setelah Salat Subuh, Bagaimana Hukumnya dalam Islam?7. Surga Muqammal AminSurga Muqammal Amin adalah salah satu dari nama-nama surga yang dijanjikan Allah bagi orang yang memiliki keimanan setingkat surga ini adalah surga yang ditunjukkan bagi orang-orang yang bertakwa. Surga Muqammal Amin terbuat dari emas seperti yang sudah disebutkan dalam Ad-Dukhan ayat ٱلْمُتَّقِينَ فِى مَقَامٍ أَمِينٍInnal-muttaqīna fī maqāmin “Sesungguhnya orang-orang yang bertakwa berada dalam tempat yang aman.” Ad-Dukhan 51.Baca Juga 5 Ibadah Sunnah di 10 Malam Terakhir Ramadan, Jangan Lewatkan Ya!8. Surga KhuldiFoto Nama-Nama Surga Khuldi adalah salah satu nama-nama surga yang disebutkan dalam Al-Qur'an. Surga Khuldi adalah balasan untuk orang-orang yang tersebut pun disebutkan dalam Al-Furqan Ayat 15 yang berbunyiقُلْ أَذَٰلِكَ خَيْرٌ أَمْ جَنَّةُ ٱلْخُلْدِ ٱلَّتِى وُعِدَ ٱلْمُتَّقُونَ ۚ كَانَتْ لَهُمْ جَزَآءً وَمَصِيرًاQul a żālika khairun am jannatul-khuldillatī wu’idal-muttaqụn, kānat lahum jazā`aw wa “Katakanlah “Apa azab yang demikian itukah yang baik, atau surga yang kekal yang telah dijanjikan kepada orang-orang yang bertakwa?”Dia menjadi balasan dan tempat kembali bagi mereka?” Al-Furqan 15.Baca Juga Kumpulan Doa Masuk Surga, Amalkan Tiap Selesai Salat, Yuk, Moms!Tingkatan Bidadari SurgaTak hanya penjelasan mengenai nama-nama surga, hal menarik yang dituliskan dalam Al-Qur'an lainnya adalah bahwa terdapat puluhan bidadari yang akan menemani umat yang berada di Al-Qur’an Surat Ar-Rahman Ayat 70, juga dijelaskan tentang bidadari surga yang berbunyi,فِيْهِنَّ خَيْرٰتٌ حِسَانٌۚ“Di dalam surga-surga itu ada bidadari-bidadari yang baik-baik dan jelita.”Hal ini dijelaskan dalam sebuah hadis Ahmad yang berbunyi,إِنَّ أَدْنَى أَهْلِ الْجَنَّةِ مَنْزِلَةً، إِنَّ لَهُ لَسَبْعَ دَرَجَاتٍ، وَهُوَ عَلَى السَّادِسَةِ، وَفَوْقَهُ السَّابِعَةُ، وَإِنَّ لَهُ لَثَلاَثَ مِائَةِ خَادِمٍ، … وَإِنَّ لَهُ مِنَ الْحُورِ الْعِينِ لاَثْنَيْنِ وَسَبْعِينَ زَوْجَةً سِوَى أَزْوَاجِهِ مِنَ الدُّنْيَا، وَإِنَّ الْوَاحِدَةَ مِنْهُنَّ لَيَأْخُذ مَقْعَدُتهَا قَدْرَ مِيلٍ مِنَ الأَرْضِArtinya“Sesungguhnya penghuni surga yang paling rendah kedudukannya memiliki tujuh derajat tingkatan, dan ia berada di tingkat yang ke enam, di atasnya tingkat yang memiliki tiga ratus pelayan, dan ia memiliki 72 istri dari al-huur al-iin bidadari selain istri-istrinya dari para wanita salah seorang dari para bidadari tersebut tempat duduknya seukuran satu mil di dunia” HR Ahmad 2/537 no 10945, hadis ini adalah hadis yang lemah, pada isnadnya ada perawi yang lemah yang bernama Syahr bin Hausyab.Jika dilihat dari penjelasan, maka arti dalam hadis tersebut setiap penghuni surga berhak mendapatkan dua istri yang berasal dari para wanita di dunia hanya itu, mereka juga akan memiliki 70 istri dari kalangan bidadari semua kalangan, bahkan bagi sifat penghuni surga yang paling rendah kedudukannya juga dapat memiliki 72 Juga Ini 8 Hadist Menebar Salam, Salah Satunya Bisa Masuk Surga Lho!Nah, itu dia Moms nama-nama surga yang disebutkan di Al-Qur' berguna untuk memberikan pendidikan pada Si Kecil dan juga meningkatkan iman, ibadah, dan takwa pada Allah SWT. Ayat Al-Quran Tentang Surga Surga adalah tempat yang dijanjikan Allah Subhanahu Wa Ta’ala kepada hamba-hamba-Nya yang beriman dan beramal sholih. Surga adalah balasan terbesar yang diberikan Allah kepada hamba-Nya. Di dalamnya terdapat kenikmatan yang tidak bisa kita bayangkan, karena memang di dalamnya kita akan merasakan kenikmatan selamanya. Allah Ta’ala banyak menceritakan tentang surga di dalam kitab-Nya Al-Quran. Mulai dari kenikmatan-kenikmatannya, para penghuninya, ciri-ciri penghuni surga dan lain sebagainya. Baca Juga Yuk Berdakwah Dengan Tulisan Pada tulisan kali ini kita akan membahas mengenai ayat-ayat Al-Quran tentang surga. Simak penjelasan lengkapnya di bawah ini. Kakek kita Nabi Adam alaihissalam dan istrinya Hawa dahulunya adalah penduduk surga, namun keduanya dikeluarkan dari surga karena mereka mendekati pohon terlarang Dan Allah berfirman "Hai Adam bertempat tinggallah kamu dan isterimu di surga serta makanlah olehmu berdua buah-buahan di mana saja yang kamu sukai, dan janganlah kamu berdua mendekati pohon ini, lalu menjadilah kamu berdua termasuk orang-orang yang zalim." Al-A’raaf 19 Saat Allah Ta’ala selesai menciptakan Adam maka Allah memerintahkan kepada para malaikat dan iblis agar bersujud sebagai bentuk penghormatan kepada Adam. Semua sujud sesuai perintah Allah kecuali iblis, maka dengan kesombongannya dia pun diusir dari surga Allah. Allah berfirman "Turunlah kamu dari surga itu; karena kamu sepatutnya menyombongkan diri di dalamnya, maka keluarlah, sesungguhnya kamu termasuk orang-orang yang hina." Al-A’raaf 13 Allah memperingatkan kita agar jangan seperti Adam dan Hawa yang tergoda bujukan syetan sehingga keluar dari surga Hai anak Adam, janganlah sekali-kali kamu dapat ditipu oleh syaitan sebagaimana ia telah mengeluarkan kedua ibu bapamu dari surga, ia menanggalkan dari keduanya pakaiannya untuk memperlihatkan kepada keduanya 'auratnya. Sesungguhnya ia dan pengikut-pengikutnya melihat kamu dan suatu tempat yang kamu tidak bisa melihat mereka. Sesungguhnya Kami telah menjadikan syaitan-syaitan itu pemimpin-pemimpim bagi orang-orang yang tidak beriman. Al-A’raaf 27 Orang yang sombong tidak akan memasuki surga Sesungguhnya orang-orang yang mendustakan ayat-ayat Kami dan menyombongkan diri terhadapnya, sekali-kali tidak akan dibukakan bagi mereka pintu-pintu langit dan tidak pula mereka masuk surga, hingga unta masuk ke lubang jarum. Demikianlah Kami memberi pembalasan kepada orang-orang yang berbuat kejahatan. Al-A’raaf 40 Di antara ciri-ciri penghuni surga dan orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal-amal yang saleh, Kami tidak memikulkan kewajiban kepada diri seseorang melainkan sekedar kesanggupannya, mereka itulah penghuni-penghuni surga; mereka kekal di dalamnya. Al-A’raaf 42 Dan bagi orang yang takut akan saat menghadap Tuhannya ada dua syurga. Ar-Rahmaan 46 yaitu orang-orang yang menafkahkan hartanya, baik di waktu lapang maupun sempit, dan orang-orang yang menahan amarahnya dan mema'afkan kesalahan orang. Allah menyukai orang-orang yang berbuat kebajikan. Dan juga orang-orang yang apabila mengerjakan perbuatan keji atau menganiaya diri sendiri, mereka ingat akan Allah, lalu memohon ampun terhadap dosa-dosa mereka dan siapa lagi yang dapat mengampuni dosa selain dari pada Allah? Dan mereka tidak meneruskan perbuatan kejinya itu, sedang mereka mengetahui. Ali Imran 134-135 Sesungguhnya orang-orang yang mengatakan "Tuhan kami ialah Allah", kemudian mereka tetap istiqamah maka tidak ada kekhawatiran terhadap mereka dan mereka tiada pula berduka cita. Al-Ahqaaf 13 Tiada dosa atas orang-orang yang buta dan atas orang yang pincang dan atas orang yang sakit apabila tidak ikut berperang. Dan barangsiapa yang taat kepada Allah dan Rasul-Nya; niscaya Allah akan memasukkannya ke dalam surga yang mengalir di bawahnya sungai-sungai dan barang siapa yang berpaling niscaya akan diazab-Nya dengan azab yang pedih. Al-Fath 17 Dialog antara penghuni surga dan penghuni neraka Dan penghuni-penghuni surga berseru kepada Penghuni-penghuni neraka dengan mengatakan "Sesungguhnya kami dengan sebenarnya telah memperoleh apa yang Tuhan kami menjanjikannya kepada kami. Maka apakah kamu telah memperoleh dengan sebenarnya apa azab yang Tuhan kamu menjanjikannya kepadamu?" Mereka penduduk neraka menjawab "Betul." Kemudian seorang penyeru malaikat mengumumkan di antara kedua golongan itu "Kutukan Allah ditimpakan kepada orang-orang yang zalim, Al-A’raaf 44 Dan penghuni neraka menyeru penghuni syurga " Limpahkanlah kepada kami sedikit air atau makanan yang telah dirizkikan Allah kepadamu." Mereka penghuni surga menjawab "Sesungguhnya Allah telah mengharamkan keduanya itu atas orang-orang kafir, Al-A’raaf 50 Orang-orang Kristen/Nasrani dan Yahudi tidak akan masuk surga, itu hanya angan-angan mereka saja Dan mereka Yahudi dan Nasrani berkata "Sekali-kali tidak akan masuk surga kecuali orang-orang yang beragama Yahudi atau Nasrani." Demikian itu hanya angan-angan mereka yang kosong belaka. Katakanlah "Tunjukkanlah bukti kebenaranmu jika kamu adalah orang yang benar." Al-Baqarah 111 Di antara kenikmatan surga Dan sampaikanlah berita gembira kepada mereka yang beriman dan berbuat baik, bahwa bagi mereka disediakan surga-surga yang mengalir sungai-sungai di dalamnya. Setiap mereka diberi rezki buah-buahan dalam surga-surga itu, mereka mengatakan "Inilah yang pernah diberikan kepada kami dahulu." Mereka diberi buah-buahan yang serupa dan untuk mereka di dalamnya ada isteri-isteri yang suci dan mereka kekal di dalamnya. Al-Baqarah 25 supaya Dia memasukkan orang-orang mukmin laki-laki dan perempuan ke dalam surga yang mengalir di bawahnya sungai-sungai, mereka kekal di dalamnya dan supaya Dia menutupi kesalahan-kesalahan mereka. Dan yang demikian itu adalah keberuntungan yang besar di sisi Allah, Al-Fath 5 Sesungguhnya orang-orang yang bertakwa itu berada dalam surga taman-taman dan di dekat mata air-mata air yang mengalir. Al-Hijr 45 Penghuni-penghuni surga pada hari itu paling baik tempat tinggalnya dan paling indah tempat istirahatnya. Al-Furqaan 24 Sesungguhnya Allah memasukkan orang-orang beriman dan mengerjakan amal yang saleh ke dalam surga-surga yang di bawahnya mengalir sungai-sungai. Di surga itu mereka diberi perhiasan dengan gelang-gelang dari emas dan mutiara, dan pakaian mereka adalah sutera. Al-Hajj 23 Sesungguhnya orang-orang yang berbuat kebajikan minum dari gelas berisi minuman yang campurannya adalah air kafur, yaitu mata air dalam surga yang daripadanya hamba-hamba Allah minum, yang mereka dapat mengalirkannya dengan sebaik-baiknya. Al-Insaan 5-6 di dalamnya mereka duduk bertelakan di atas dipan, mereka tidak merasakan di dalamnya teriknya matahari dan tidak pula dingin yang bersangatan. Dan naungan pohon-pohon surga itu dekat di atas mereka dan buahnya dimudahkan memetiknya semudah-mudahnya. Dan diedarkan kepada mereka bejana-bejana dari perak dan piala-piala yang bening laksana kaca, yaitu kaca-kaca yang terbuat dari perak yang telah diukur mereka dengan sebaik-baiknya. Di dalam syurga itu mereka diberi minum segelas minuman yang campurannya adalah jahe. Yang didatangkan dari sebuah mata air surga yang dinamakan salsabil. Dan mereka dikelilingi oleh pelayan-pelayan muda yang tetap muda. Apabila kamu melihat mereka, kamu akan mengira mereka, mutiara yang bertaburan. Dan apabila kamu melihat di sana surga, niscaya kamu akan melihat berbagai macam kenikmatan dan kerajaan yang besar. Mereka memakai pakaian sutera halus yang hijau dan sutera tebal dan dipakaikan kepada mereka gelang terbuat dari perak, dan Tuhan memberikan kepada mereka minuman yang bersih. Al-Insaan 13-21 Di dalam syurga itu ada bidadari-bidadari yang sopan menundukkan pandangannya, tidak pernah disentuh oleh manusia sebelum mereka penghuni-penghuni syurga yang menjadi suami mereka, dan tidak pula oleh jin. Ar-Rahmaan 56 Mereka tidak mendengar perkataan yang tak berguna di dalam syurga, kecuali ucapan salam. Bagi mereka rezkinya di syurga itu tiap-tiap pagi dan petang. Maryam 62 Penghuni surga akan kekal di dalamnya Bagi mereka di dalam surga itu apa yang mereka kehendaki, sedang mereka kekal di dalamnya. Hal itu adalah janji dari Tuhanmu yang patut dimohonkan kepada-Nya. Al-Furqaan 16 Allah ridho terhadap penghuni surga Allah berfirman "Ini adalah suatu hari yang bermanfaat bagi orang-orang yang benar kebenaran mereka. Bagi mereka surga yang dibawahnya mengalir sungai-sungai; mereka kekal di dalamnya selama-lamanya; Allah ridha terhadapnya. Itulah keberuntungan yang paling besar." Al-Maa’idah 119 Kalau saja Ahli Kitab Yahudi dan Nasrani beriman dan bertakwa Dan sekiranya Ahli Kitab beriman dan bertakwa, tentulah Kami tutup hapus kesalahan-kesalahan mereka dan tentulah Kami masukkan mereka kedalam surga-surga yang penuh kenikmatan. Al-Maa’idah 65 Orang yang kafir dan menyekutukan Allah tidak akan masuk surga Sesungguhnya telah kafirlah orang-orang yang berkata "Sesungguhnya Allah ialah Al-Masih putera Maryam", padahal Al-Masih sendiri berkata "Hai Bani Israil, sembahlah Allah Tuhanku dan Tuhanmu." Sesungguhnya orang yang mempersekutukan sesuatu dengan Allah, maka pasti Allah mengharamkan kepadanya surga, dan tempatnya ialah neraka, tidaklah ada bagi orang-orang zalim itu seorang penolongpun. Al-Maa’idah 72 Penghuni surga wajahnya putih berseri Adapun orang-orang yang putih berseri mukanya, maka mereka berada dalam rahmat Allah surga; mereka kekal di dalamnya. Ali Imran 107 Seberapa luaskah surga? Dan bersegeralah kamu kepada ampunan dari Tuhanmu dan kepada surga yang luasnya seluas langit dan bumi yang disediakan untuk orang-orang yang bertakwa, Ali Imran 133 Penghuni surga bukan hanya mendapat kenikmatan berupa minuman, makanan, pakaian, istri yang jelita dan lain-lain, tetapi ada tambahannya juga, yaitu melihat wajah Allah Azza Wa Jalla Yang Maha Mulia Bagi orang-orang yang berbuat baik, ada pahala yang terbaik surga dan tambahannya. Dan muka mereka tidak ditutupi debu hitam dan tidak pula kehinaan. Mereka itulah penghuni syurga, mereka kekal di dalamnya. Yunus 26 Kebahagiaan penghuni surga Dan mereka mengucapkan "Segala puji bagi Allah yang telah memenuhi janji-Nya kepada kami dan telah memberi kepada kami tempat ini sedang kami diperkenankan menempati tempat dalam syurga di mana saja yang kami kehendaki; maka syurga itulah sebaik-baik balasan bagi orang-orang yang beramal." Az-Zumar 74 Itulah berbagai ayat Al-Quran yang membicarakan tentang surga. Sebenarnya masih banyak lagi ayat-ayat Al-Quran yang membahas mengenai surga, namun kami cukupkan sampai ini dikarenakan ayat-ayat di atas tampaknya sudah mewakili semuanya. Semoga pembahasan di atas menambah wawasan kita dan menambah motivasi kita agar lebih meningkatkan iman taqwa kita kepada Allah Jalla Jalaluh. Ya Allah masukkanlah kami ke dalam surga-Mu, dan jangan siksa kami di dalam neraka-Mu. Baca Juga Ayat Al-Quran Tentang Kaum 'Aad Semoga bermanfaat. Image Yesus bangkit dari kubur sesuai dengan apa yang tertulis dalam kitab Suci, maka Ia selama empat puluh hari menampakkan diri kepada banyak orang Kis. 13. Adapun tujuan Yesus menampakkan diri selain membuktikan bahwa Ia telah bangkit dari maut, Ia tetap melakukan tugas yang amat penting yaitu memberitakan Injil Kerajaan Allah. Namun Ia tidak akan lama lagi bersama dengan murid-muridNya, karena Ia akan segera terangkat ke Surga. Di bawah ini adalah ayat-ayat Alkitab tentang Yesus terangkat ke Surga atau yang berbicara kenaikan Yesus ke surge. Markus 1619 Sesudah Tuhan Yesus berbicara demikian kepada mereka, terangkatlah Ia ke sorga, lalu duduk di sebelah kanan Allah. Lukas 2450-51 Lalu Yesus membawa mereka ke luar kota sampai dekat Betania. Di situ Ia mengangkat tangan-Nya dan memberkati mereka. Dan ketika Ia sedang memberkati mereka, Ia berpisah dari mereka dan terangkat ke sorga. Kisah Para Rasul 19-11 Sesudah Ia mengatakan demikian, terangkatlah Ia disaksikan oleh mereka, dan awan menutup-Nya dari pandangan mereka. Ketika mereka sedang menatap ke langit waktu Ia naik itu, tiba-tiba berdirilah dua orang yang berpakaian putih dekat mereka, dan berkata kepada mereka "Hai orang-orang Galilea, mengapakah kamu berdiri melihat ke langit? Yesus ini, yang terangkat ke sorga meninggalkan kamu, akan datang kembali dengan cara yang sama seperti kamu melihat Dia naik ke sorga. Yohanes 313 Tidak ada seorangpun yang telah naik ke sorga, selain dari pada Dia yang telah turun dari sorga, yaitu Anak Manusia. Yohanes 662 Dan bagaimanakah, jikalau kamu melihat Anak Manusia naik ke tempat di mana Ia sebelumnya berada? Roma 834 Kristus Yesus, yang telah mati? Bahkan lebih lagi yang telah bangkit, yang juga duduk di sebelah kanan Allah, yang malah menjadi Pembela bagi kita? Efesus 119-20 dan betapa hebat kuasa-Nya bagi kita yang percaya, sesuai dengan kekuatan kuasa-Nya, yang dikerjakan-Nya di dalam Kristus dengan membangkitkan Dia dari antara orang mati dan mendudukkan Dia di sebelah kanan-Nya di sorga Kolose 31 Karena itu, kalau kamu dibangkitkan bersama dengan Kristus, carilah perkara yang di atas, di mana Kristus ada, duduk di sebelah kanan Allah. 1 Petrus 321-22 Juga kamu sekarang diselamatkan oleh kiasannya, yaitu baptisan -maksudnya bukan untuk membersihkan kenajisan jasmani, melainkan untuk memohonkan hati nurani yang baik kepada Allah-oleh kebangkitan Yesus Kristus, yang duduk di sebelah kanan Allah, setelah Ia naik ke sorga sesudah segala malaikat, kuasa dan kekuatan ditaklukkan kepada-Nya. Ibrani 13 Ia adalah cahaya kemuliaan Allah dan gambar wujud Allah dan menopang segala yang adak dengan firman-Nya yang penuh kekuasaan. Dan setelah Ia selesai mengadakan penyucian dosa, Ia duduk di sebelah kanan Yang Mahabesar, di tempat yang tinggi. Ibrani 1012 Tetapi Ia, setelah mempersembahkan hanya satu korban saja karena dosa, Ia duduk untuk selama-lamanya di sebelah kanan Allah Ibrani 122 Marilah kita melakukannya dengan mata yang tertuju kepada Yesus, yang memimpin kita dalam iman, dan yang membawa iman kita itu kepada kesempurnaan, yang dengan mengabaikan kehinaan tekun memikul salib ganti sukacita yang disediakan bagi Dia, yang sekarang duduk di sebelah kanan takhta Allah. Efesus 410 Ia yang telah turun, Ia juga yang telah naik jauh lebih tinggi dari pada semua langit, untuk memenuhkan segala sesuatu. Demikian ayat-ayat yang menggambarkan kenaikan Yesus atau saat Yesus terangkat ke Surga dan juga menjelaskan kondisi Yesus yang sudah naik ke Surga. Terimakasih .Tuhan memberkati. Dalam sebuah hadits, Rasulullah saw menjelaskan hakikat amal ibadah seorang hamba bahwa amal mereka sama sekali tidak bisa menjadi jaminan untuk masuk surga. Dalil semacam inilah yang seringkali disalahpahami oleh sebagian kalangan. Mereka beranggapan bahwa masuk surga adalah kehendak Allah. Lalu untuk apa kita beramal di dunia? Bahkan yang lebih ekstrem, mereka berani menggugurkan perintah syariat jika telah sampai pada maqam hakikat. Bagaimana cara memahami hakikat dengan benar? Sebelum dibahas, kami kutip terlebih dahulu hadits Rasulullah saw berikut ini لا يُدْخِلُ أَحَدًا مِنْكُمْ عَمَلُهُ الْجَنَّةَ، وَلَا يُجِيرُهُ مِنَ النَّارِ، وَلَا أَنَا إِلَّا بِرَحْمَةٍ مِنَ اللهِ Artinya, “Tidak ada amalan seorang pun yang bisa memasukkannya ke dalam surga, dan menyelematkannya dari neraka. Tidak juga denganku, kecuali dengan rahmat dari Allah” HR Muslim. Memang benar jika dikatakan masuk surga tidak didasarkan pada amal, melainkan fadhl karunia dan rahmat Allah. Akan tetapi menjadi tidak benar jika memiliki anggapan bahwa amal baik sama sekali tidak memiliki nilai apapun, atau bahkan masih mempertanyakan untuk apa beramal di dunia. Kenapa demikian? Karena Allah telah memberikan sebuah bocoran dan kriteria para penghuni surga dalam firman-Nya, yaitu mereka yang beriman dan beramal kebajikan, mengikuti perintah juga menjauhi larangan-Nya sebagaimana tertulis dalam Surat An-Nisa’ ayat 122 berikut وَالَّذِينَ آمَنُوا وَعَمِلُوا الصَّالِحَاتِ سَنُدْخِلُهُمْ جَنَّاتٍ تَجْرِي مِنْ تَحْتِهَا الأَنْهَارُ خَالِدِينَ فِيهَا أَبَداً لَهُمْ فِيهَا أَزْوَاجٌ مُطَهَّرَةٌ وَنُدْخِلُهُمْ ظِلاًّ ظَلِيلاً Artinya, “Adapun orang-orang yang beriman dan mengerjakan kebajikan, kelak akan Kami masukkan ke dalam surga yang mengalir di bawahnya sungai-sungai. Mereka kekal di dalamnya selamanya. Di sana mereka mempunyai pasangan-pasangan yang suci, dan Kami masukkan mereka ke tempat yang teduh lagi nyaman.” Surat An-Nisa’ ayat 57. Selain itu, makna yang tepat untuk hadits di atas tidaklah sebagaimana yang diterjemah secara tekstual. Ada banyak penafsiran para ulama yang pemahamannya justru tidak sebagaimana yang dipahami secara umum oleh beberapa kalangan yang menganggap bahwa amal tidak memiliki nilai apa-apa tanpa rahmat-Nya, sehingga mereka meyakini bahwa tidak ada gunanya beramal jika kemudian tidak ada rahmat di dalamnya. Imam Ibnu Hajar al-Asqalani dalam salah satu kitab syarah haditsnya mengatakan bahwa hadits di atas memiliki banyak penafsiran, setidaknya ada tiga pendapat ulama ahli hadits dalam mengartikan hadits di atas, Pertama, taufiq untuk bisa melakukan suatu amal ibadah merupakan bentuk rahmat dari Allah yang sudah diberikan sejak sebelum seorang hamba melakukan ibadah; Kedua, seorang hamba berhak mendapatkan rahmat, apabila ia sudah melakukan ketaatan. Dengan kata lain, orang-orang yang tidak melakukan ketaatan tidak berhak mendapatkan rahmat Allah. Imam Ibnu Hajar mengibaratkan seorang budak yang berharap mendapatkan upah dari tuannya tanpa bekerja terlebih dahulu, tentu merupakan hal yang tidak mungkin. Sebab, upah akan diberikan apabila ia telah bekerja untuk tuannya. Ketiga, inti masuk surga adalah murni rahmat dari Allah, akan tetapi nikmat di dalamnya akan berbeda sesuai dengan kadar amal yang dimiliki seseorang, jika kadar amalnya banyak, maka akan mendapatkan nikmat Allah yang juga banyak. Begitu juga sebaliknya, seorang muslim yang nilai ketaatannya sedikit, akan masuk surga yang di dalamnya terdapat kenikmatan yang sedikit pula. Imam Ibnu Hajar, Fathul Bari Syarh Shahihil Bukhari, [Beirut, Darul Ma’rifah, tahun cetak 1379 H], juz XI, halaman 296. Dari penjelasan di atas, dapat disimpulkan bahwa hanya rahmat dan karunia dari Allah-lah yang bisa memasukkan seseorang ke dalam surga, akan tetapi keduanya bisa didapatkan oleh umat Islam ketika mereka sudah beramal sesuai dengan anjuran dalam ajaran Islam itu sendiri. Terus beramal sesuai syariat sebagai representasi patuh pada perintah-Nya dan meyakini bahwa bukan amal itu yang menyebabkan seseorang masuk surga. Imam Abu Zakaria Muhyiddin Yahya bin Syarf an-Nawawi wafat 676 H dalam kitab haditsnya mengatakan bahwa dalam konteks ini, ulama Ahlussunnah wal Jamaah memiliki pandangan yang berbeda dengan kelompok Muktazilah yang menganggap bahwa wajib bagi Allah memberi pahala bagi yang melakukan ketaatan. Kedua perbedaan ini terletak dalam masalah amal baik seorang Muslim yang harus mendapatkan pahala dan kemudian masuk surga. Menurut mazhab Ahlussunnah, Allah tidak menetapkan pahala, siksa, wajib, dan haram dalam semua tuntutan taklif berupa kewajiban dan keharaman. Semua kewajiban itu dilandasi oleh syariat. Oleh karenanya, Allah tetap adil apabila menyiksa mereka yang taat dan orang-orang saleh, begitu juga tetap adil apabila memuliakan orang kafir dan memasukkan mereka ke dalam surga. Akan tetapi, benarkah kelak Allah akan melakukan semua itu? Ternyata jawaban Imam Nawawi tidak demikian, ia mengatakan, وَلَكِنَّهُ أَخْبَرَ وَخَبَرُهُ صِدْقٌ أَنَّهُ لَا يَفْعَلُ هَذَا بَلْ يَغْفِرُ لِلْمُؤْمِنِيْنَ وَيُدْخِلُهُمْ الجَنَّةَ بِرَحْمَتِهِ وَيُعَذِّبُ الْمُنَافِقِيْنَ وَيُخَلِّدُهُمْ فِى النَّارِ عَدْلًا Artinya, “Meski demikian, namun Allah telah memberi khabar dan khabar-Nya benar bahwa Ia tidak akan melakukan demikian sebagaimana penjelasan sebelumnya, akan tetapi memberi ampunan kepada orang mukmin dan memasukkan mereka ke dalam surga dengan rahmat-Nya, dan menyiksa orang munafiq dan mengekalkan mereka dalam neraka karena adil.” Imam Nawawi, Syarhun Nawawi alal Muslim, [Beirut, Darul Ihya’ at-Turats, cetakan kedua 1932 H], juz XVII, halaman 159. Dari penjelasan Imam Nawawi di atas, kita semakin yakin bahwa memaknai hadits di atas serta meyakini bahwa amal seseorang tidak memiliki nilai apa-apa sangat keliru, dan kontradiksi dengan kebanyakan ayat dan hadits yang lain. Di antaranya, firman Allah swt dalam Surat Al-Ankabut, yaitu وَالَّذِينَ آمَنُوا وَعَمِلُوا الصَّالِحَاتِ لَنُبَوِّئَنَّهُمْ مِنَ الْجَنَّةِ غُرَفاً Artinya, “Orang-orang yang beriman dan mengerjakan kebajikan, sungguh, mereka akan Kami tempatkan pada tempat-tempat yang tinggi di dalam surga.” Surat Al-Ankabut ayat 58. Alhasil, beramal saleh dan memperbanyak ketaatan tetap memiliki nilai sangat penting untuk selalu ditingkatkan oleh umat Islam. Pahala dan surga merupakan balasan logis dari adanya ibadah. Tanpanya, akan mustahil seseorang akan dimasukkan dalam surga oleh Allah swt. Dengan kata lain, meski rahmat dan karunia menjadi poin tertinggi untuk meraih surga-Nya, amal ibadah tetap mendukung untuk menjadi salah satu alternatif meraih tempat yang penuh nikmat kelak di hari akhir tersebut. Ustadz Sunnatullah, pengajar di Pondok Pesantren Al-Hikmah Darussalam Durjan, Kokop, Bangkalan, Jawa Timur. Ayat Al Qur’an tentang surga dan neraka – Dalam Islam, terdapat surga dan neraka yang di mana surga merupakan tempat untuk orang-orang yang beriman. Sedangkan neraka untuk orang-orang yang sering melakukan kesalahan di dunia. Oleh karena itu, sudah ada Ayat Al-Quran tentang surga dan neraka. Untuk mengetahui lebih jelas tentang surga dan neraka, kamu bisa simak artikel ini, Grameds. Pengertian Surga dan NerakaSifat-sifat Surga dan NerakaBukti Adanya Surga dan NerakaAyat Al-Quran tentang Surga dan NerakaSurat Ali Imran ayat 131 dan 133Surat Muhammad Ayat 15Surat Az-Zumar ayat 73Surat An-Nisa ayat 145Nama-Nama Neraka1. Neraka Jahanam2. Neraka Lazha3. Neraka Huthamah4. Neraka Sa’ir5. Neraka Saqar6. Neraka Jahim7. Neraka Wail8. Neraka HawiyahNama-Nama Surga1. Surga Firdaus2. Surga Adn3. Surga Na’im4. Surga Ma’wa5. Surga Darussalam6. Darul Muqamah7. Maqamul Amin8. Surga KhuldiKategori Ilmu Berkaitan Agama IslamMateri Agama Islam Pengertian Surga dan Neraka Surga diperuntukkan bagi hambaNya yang bertakwa dan neraka diperuntukkan bagi orang yang tidak bertakwa. Ayat-ayat yang menjelaskan tentang surga dan neraka yaitu مَثَلُ الْجَنَّةِ الَّتِيْ وُعِدَ الْمُتَّقُوْنَ ۗفِيْهَآ اَنْهٰرٌ مِّنْ مَّاۤءٍ غَيْرِ اٰسِنٍۚ وَاَنْهٰرٌ مِّنْ لَّبَنٍ لَّمْ يَتَغَيَّرْ طَعْمُهٗ ۚوَاَنْهٰرٌ مِّنْ خَمْرٍ لَّذَّةٍ لِّلشّٰرِبِيْنَ ەۚ وَاَنْهٰرٌ مِّنْ عَسَلٍ مُّصَفًّى ۗوَلَهُمْ فِيْهَا مِنْ كُلِّ الثَّمَرٰتِ وَمَغْفِرَةٌ مِّنْ رَّبِّهِمْ ۗ كَمَنْ هُوَ خَالِدٌ فِى النَّارِ وَسُقُوْا مَاۤءً حَمِيْمًا فَقَطَّعَ اَمْعَاۤءَهُمْ “Perumpamaan taman surga yang dijanjikan kepada orang-orang yang bertakwa, di sana ada sungai-sungai yang airnya tidak payau, dan sungai-sungai air susu yang tidak berubah rasanya, dan sungai-sungai khamar anggur yang tidak memabukkan yang lezat rasanya bagi peminumnya dan sungai-sungai madu yang murni. Di dalamnya mereka memperoleh segala macam buah-buahan dan ampunan dari Tuhan mereka. Samakah mereka dengan orang yang kekal dalam neraka, dan diberi minuman dengan air yang mendidih hingga ususnya terpotong-potong?” QS Muhammad 15. Ayat ini dalam penjelasan Tafsir Kementerian Agama menerangkan bahwa tidak sama ganjaran yang akan diperoleh oleh orang yang beriman di akhirat dengan ganjaran yang akan diperoleh oleh orang yang tidak beriman. Ayat ini melukiskan keadaan surga dan neraka dalam bentuk simbolis yang menarik sekali. Dimulai dengan kata perumpamaan matsalul jannati. Pertama surga, dan perumpamaan kedua, samakah kaman yang dirangkum dalam nada tanya. Kata az-Zamakhsyari dalam al-Kasysyaf, ungkapan ini dalam bentuk afirmasi, tetapi hakikatnya penyangkalan, suatu negasi. Sifat-sifat Surga dan Neraka Kita juga perlu mengetahui sifat-sifat surga dan neraka, berikut penjelasannya Sifat-sifat surga yang dijelaskan dalam ayat QS Muhammad 15 di antaranya, pertama di dalamnya mengalir sungai yang banyak dan setiap sungai mempunyai air yang berbagai macam jenis dan rasanya, serta enak diminum oleh para penghuni surga. Di antara jenis air itu, ada yang airnya jernih lagi bersih, tidak dikotori oleh suatu apapun. Oleh karena itu, tidak akan berubah rasa, warna, dan baunya. Ada sungai yang mengalirkan air susu yang baik diminum. Susu itu tetap baik dan enak, tidak akan berubah rasanya karena rusak atau busuk. Ada sungai yang mengalirkan khamar yang enak diminum, menyehatkan, dan menyegarkan tubuh dan perasaan peminumnya. Tidak seperti khamar di dunia. Sekalipun enak diminum oleh pecandunya, tetapi dapat merusak tubuh, akal, dan pikiran. Oleh karena itu, khamar di surga halal diminum, sedangkan khamar di dunia haram. Ada sungai yang mengalirkan madu yang bersih, seperti madu yang telah disaring, enak, dan menyehatkan badan peminumnya. Diriwayatkan oleh Ahmad, At-Tirmidzi, dan lain-lain dari Mu’awiyah bin Haidah, ia berkata, “Aku mendengar Rasulullah SAW bersabda Di surga ada lautan susu, lautan air, lautan madu, dan lautan khamr, kemudian mengalirlah sungai-sungai dari lautan-lautan itu.” Riwayat Ahmad, At-Tirmidzi, dan lain-lain dari Muawiyah bin Haidah Kedua, di dalam surga terdapat buah-buahan yang beraneka ragam jenisnya, berbeda warna, bentuk, dan rasanya. Semuanya merupakan makanan yang enak bagi setiap penghuni surga. Ketiga, penduduk surga itu adalah orang-orang bersih dari segala noda dan dosa, karena mereka itu telah diampuni Allah Tuhan Yang Maha Penyayang, Pelindung mereka. Kemudian Allah menerangkan keadaan orang-orang yang hidup dalam neraka. Mereka meminum air yang sangat panas yang menghancurkan usus-ususnya dan api neraka yang membakar hangus muka mereka. Bukti Adanya Surga dan Neraka Bukti adanya Surga dan Neraka juga tergambar dalam surat lain yakni dalam surat Al-Baqarah ayat 221 yang artinya ….. “Mereka mengajak ke neraka sedang Allah mengajak ke surga dan ampunan dengan izin-Nya dan Allah menerangkan ayat-ayatnya perintah-perintah-Nya kepada manusia supaya mereka mengambil pelajaran”. Dalam Alquran surat yang sama ayat 214, Allah berfirman yang artinya “Apakah kalian mengira bahwa kalian akan masuk surga, padahal belum datang kepada kalian cobaan sebagaimana halnya orang-orang terdahulu sebelum kalian? Mereka ditimpa oleh malapetaka dan kesengsaraan, serta diguncangkan dengan bermacam-macam cobaan sehingga berkatalah rasul dan orang-orang yang beriman bersamanya, “Bilakah datangnya pertolongan Allah?” Ingatlah, sesungguhnya pertolongan Allah itu amat dekat. Salah satu bahasan yang ada di dalam Al-Quran adalah tentang surga dan neraka. Kedua hal tersebut sudah dijelaskan dalam beberapa ayat di bawah ini yaitu Surat Ali Imran ayat 131 dan 133 وَاتَّقُوا النَّارَ الَّتِيْٓ اُعِدَّتْ لِلْكٰفِرِيْنَ ۚ “Dan peliharalah dirimu dari api Neraka, yang telah disediakan bagi orang-orang kafir.” QS Ali Imran 131 وَسَارِعُوْٓا اِلٰى مَغْفِرَةٍ مِّنْ رَّبِّكُمْ وَجَنَّةٍ عَرْضُهَا السَّمٰوٰتُ وَالْاَرْضُۙ اُعِدَّتْ لِلْمُتَّقِيْنَۙ “Dan bersegeralah kamu mencari ampunan dari Rabbmu dan mendapatkan Surga yang luasnya seluas langit dan bumi yang disediakan bagi orang-orang yang bertaqwa.” QS Ali Imran 133 Kedua ayat ini menjadi bukti adanya surga dan neraka yang dijanjikan oleh Allah SWT di hari akhir nanti. Sehingga kita sebagai seorang muslim harus bisa semakin bertaqwa dan mencari amalan sebanyak-banyaknya. Surat Muhammad Ayat 15 مَثَلُ الْجَنَّةِ الَّتِيْ وُعِدَ الْمُتَّقُوْنَ ۗفِيْهَآ اَنْهٰرٌ مِّنْ مَّاۤءٍ غَيْرِ اٰسِنٍۚ وَاَنْهٰرٌ مِّنْ لَّبَنٍ لَّمْ يَتَغَيَّرْ طَعْمُهٗ ۚوَاَنْهٰرٌ مِّنْ خَمْرٍ لَّذَّةٍ لِّلشّٰرِبِيْنَ ەۚ وَاَنْهٰرٌ مِّنْ عَسَلٍ مُّصَفًّى ۗوَلَهُمْ فِيْهَا مِنْ كُلِّ الثَّمَرٰتِ وَمَغْفِرَةٌ مِّنْ رَّبِّهِمْ ۗ كَمَنْ هُوَ خَالِدٌ فِى النَّارِ وَسُقُوْا مَاۤءً حَمِيْمًا فَقَطَّعَ اَمْعَاۤءَهُمْ “Perumpamaan taman surga yang dijanjikan kepada orang-orang yang bertakwa, di sana ada sungai-sungai yang airnya tidak payau, dan sungai-sungai air susu yang tidak berubah rasanya, dan sungai-sungai khamar anggur yang tidak memabukkan yang lezat rasanya bagi peminumnya dan sungai-sungai madu yang murni. Di dalamnya mereka memperoleh segala macam buah-buahan dan ampunan dari Tuhan mereka. Samakah mereka dengan orang yang kekal dalam neraka, dan diberi minuman dengan air yang mendidih sehingga ususnya terpotong-potong?” QS Muhammad 15 Dalam surah ini dijelaskan sifat-sifat surga, seperti mengalirnya sungai yang banyak dan setiap sungai mempunyai air yang berbeda dari segi jenis dan rasanya, serta enak untuk diminum oleh para penghuni surga. Diriwayatkan oleh Ahmad, At-Tirmidzi, dan lain-lain dari Mu’awiyah bin Haidah, ia berkata, “Aku mendengar Rasulullah SAW bersabda Di surga ada lautan susu, lautan air, lautan madu, dan lautan khamr, kemudian mengalirlah sungai-sungai dari lautan-lautan itu.” Riwayat Ahmad, At-Tirmidzi, dan lain-lain dari Mu’awiyah bin Haidah Dalam surga juga terdapat buah-buahan yang beraneka ragam jenisnya. Semuanya merupakan makanan yang enak bagi setiap penghuni surga yang bersih dari segala noda dan dosa, karena mereka itu telah diampuni Allah SWT. Sumber Surga dan neraka sudah jelas banyak diterangkan Allah SWT dalam firmanNya yang menegaskan dalam Al-Qur’an. Surga dan neraka adalah ganjaran buat hambaNya dari Allah SWT, yang mana hamba yang bertakwa di dalam surga dan hamba yang tidak bertakwa adalah neraka. Surat Az-Zumar ayat 73 Ayat tentang surga tersebut adalah surat Az Zumar ayat 73 yaitu وَسِيقَ الَّذِينَ اتَّقَوْا رَبَّهُمْ إِلَى الْجَنَّةِ زُمَرًا ۖ حَتَّىٰ إِذَا جَاءُوهَا وَفُتِحَتْ أَبْوَابُهَا وَقَالَ لَهُمْ خَزَنَتُهَا سَلَامٌ عَلَيْكُمْ طِبْتُمْ فَادْخُلُوهَا خَالِدِينَ Wa sīqallażīnattaqau rabbahum ilal-jannati zumarā, ḥattā iżā jā`ụhā wa futiḥat abwābuhā wa qāla lahum khazanatuhā salāmun alaikum ṭibtum fadkhulụhā khālidīn Artinya “Dan orang-orang yang bertakwa kepada Tuhannya diantar ke dalam surga secara berombongan. Sehingga apabila mereka sampai kepadanya surga dan pintu-pintunya telah dibukakan, penjaga-penjaganya berkata kepada mereka, “Kesejahteraan dilimpahkan atasmu, berbahagialah kamu! Maka masuklah, kamu kekal di dalamnya.” Surat An-Nisa ayat 145 Ayat tentang neraka dalam Al-Quran surat An-Nisa ayat 145 yaitu إِنَّ ٱلْمُنَٰفِقِينَ فِى ٱلدَّرْكِ ٱلْأَسْفَلِ مِنَ ٱلنَّارِ وَلَن تَجِدَ لَهُمْ نَصِيرًا Innal-munāfiqīna fid-darkil-asfali minan-nār, wa lan tajida lahum naṣīrā Artinya “Sesungguhnya orang-orang munafik itu ditempatkan pada tingkatan yang paling bawah dari neraka. Dan kamu sekali-kali tidak akan mendapat seorang penolongpun bagi mereka. Allah SWT telah menamakan neraka dan surga dengan nama yang berbeda. Allah SWT lah yang berhak menentukan tempat kembali berdasarkan setiap catatan amal hambaNya.” Nama-Nama Neraka Sumber SindoNews Berikut nama-nama neraka beserta penjelasannya yaitu 1. Neraka Jahanam Neraka jahannam adalah tempat kembali bagi mereka yang melakukan dosa besar. Neraka dengan tingkat paling tinggi ini dikatakan memiliki dasar sangat dalam, dengan keadaan yang gelap dan hitam. Selain pelaku dosa besar, penghuni neraka jahanam adalah yang durhaka kepada Allah SWT. Kelompok orang munafik, suka mengikuti langkah-langkah setan, hingga pelit berisiko masuk neraka jahanam. 2. Neraka Lazha Lazha dijelaskan sebagai neraka dengan api yang berkobar hebat dan menyala-nyala. Neraka tingkat kedua ini disiapkan bagi yang tidak mengikuti ajaran Rasulullah dan enggan bersedekah. Adanya neraka lazha dijelaskan dalam QS Al-Ma’arij ayat 15, كَلَّا ۖ إِنَّهَا لَظَىٰ Kallā, innahā laẓā “Sekali-kali tidak dapat, sesungguhnya neraka itu adalah api yang bergolak.” 3. Neraka Huthamah Sesuai namanya, penghuni neraka huthamah akan mengalami kehancuran. Jenis penghuni neraka ini adalah orang yang suka mengumpat dan mencela, enggan bersedekah, dan perhitungan cenderung pelit. Allah SWT telah menjelaskan neraka huthamah dalam surat Al Humazah ayat 5-6, وَمَا أَدْرَاكَ مَا الْحُطَمَةُ نَارُ اللَّهِ الْمُوقَدَةُ Wama adraka mal-huthamah Narul laahil-muuqada Artinya “5. Dan tahukah kamu apa Huthamah itu? 6. Yaitu api yang disediakan Allah yang dinyalakan.” 4. Neraka Sa’ir Kata Sa’ir berasal dari kata sin, ayn, dan ra’ yang artinya sesuatu yang menyala dan berkobar-kobar. Neraka ini adalah peringatan Allah SWT untuk manusia yang tidak bayar zakat, atau membayar namun lebih sedikit dari yang seharusnya. Kelompok lain penghuni neraka sa’ir adalah yang memakan harta anak yatim, mendustakan hari kiamat, menentang dakwah nabi dan rasul, memakan harta yang bukan haknya. Semoga kita terhindar dari perangai ini. 5. Neraka Saqar Dalam firmanNya Allah menjelaskan, saqar adalah neraka yang panas membakar. Calon penghuni neraka ini adalah orang sombong dan mendustakan Al Quran, tidak pernah sholat, dan enggan memberi makan orang miskin. Keberadaan neraka saqar dijelaskan dalam QS Al-Mudatsir ayat 42-43, مَا سَلَكَكُمْ فِى سَقَرَ قَالُوا لَمْ نَكُ مِنَ الْمُصَلِّينَ Maa salakakum fi saqar Qolu lam naku minal mushollin Artinya “Apakah yang memasukkan kamu ke dalam Saqar neraka? Mereka menjawab Kami dahulu tidak termasuk orang-orang yang mengerjakan shalat,” 6. Neraka Jahim Arti kata jahim adalah tempat yang sangat panas. Neraka ini dijelaskan sebagai tempat dengan api yang besar di sebuah jurang atau lubang, sehingga tak heran terasa sangat panas. Neraka ini diperuntukkan bagi pendusta ayat-ayatNya, mendurhakaiNya, dan lupa urusan akhirat karena sibuk dengan urusan duniawi. Keberadaan jahim dijelaskan dalam Al Hajj ayat 51, وَالَّذِينَ سَعَوْا فِي آيَاتِنَا مُعَاجِزِينَ أُولَٰئِكَ أَصْحَابُ الْجَحِيمِ Wallażīna sa’au fī āyātinā mu’ājizīna ulā`ika aṣ-ḥābul-jaḥīm Artinya “Tetapi orang-orang yang berusaha menentang ayat-ayat Kami dengan maksud melemahkan kemauan untuk beriman, mereka itu adalah penghuni-penghuni neraka Jahim.” 7. Neraka Wail Penghuni neraka wail adalah mereka yang lalai dalam shalat, terlena urusan duniawi, dan mengabaikan panggilanNya. Kelompok lain yang bisa menghuninya adalah pelaku riya’ dan curang. Neraka wail diceritakan dalam firmanNya surat Al Muthaffifin ayat 1-3, وَيْلٌ لِلْمُطَفِّفِينَ الَّذِينَ إِذَا اكْتَالُوا عَلَى النَّاسِ يَسْتَوْفُونَ وَإِذَا كَالُوهُمْ أَوْ وَزَنُوهُمْ يُخْسِرُونَ Wailul lil muthaffifin Alladzina idza ta’luu alannasi yastaufun Waidza kaaluu hum aw wazan hukum yukh siruun. Artinya “Celakalah wail bagi orang-orang yang curang dalam menakar dan menimbang! Yaitu orang-orang yang apabila menerima takaran dari orang lain mereka minta dicukupkan, dan apabila mereka menakar atau menimbang untuk orang lain, mereka mengurangi,” 8. Neraka Hawiyah Makna hawiyah adalah jatuh dari tempat paling tinggi ke tempat paling rendah. Dengan makna seperti itu, tidak diketahui seberapa dalam neraka hawiyah, hingga disebut yang paling rendah. Sebutan lain untuk neraka ini dalam Al Quran adalah nar hamiyah yang berarti api panas dan berkobar. Neraka ini diperuntukkan bagi orang-orang yang ringan timbangan amal kebaikannya. Nama-Nama Surga Sumber 1. Surga Firdaus Surga firdaus merupakan surga yang diciptakan dari emas. Surga ini juga disebut sebagai surga dengan tingkatan tertinggi. Calon penghuni surga ini adalah orang beriman yang khusyu dalam shalat, menunaikan zakat, menjaga diri dan menghindari zina, serta senantiasa mentaati perintah-perintah Allah SWT. Surga firdaus dijelaskan dalam Al Kahfi ayat 107 إِنَّ الَّذِينَ آمَنُوا وَعَمِلُوا الصَّالِحَاتِ كَانَتْ لَهُمْ جَنَّاتُ الْفِرْدَوْسِ نُزُلًا Innallażīna āmanụ wa amiluṣ-ṣāliḥāti kānat lahum jannātul-firdausi nuzulā Artinya “Sungguh, orang yang beriman dan mengerjakan kebajikan, untuk mereka disediakan surga Firdaus sebagai tempat tinggal.” 2. Surga Adn Surga adn diciptakan Allah SWT dari intan putih bagi orang-orang dengan kesempurnaan iman dan Islam. Mereka yang bersabar dalam hidupnya juga berpeluang menghuni surga ini. Firman Allah mengenai surga adn dapat disimak dalam surat As Shaff ayat 12 يَغْفِرْ لَكُمْ ذُنُوبَكُمْ وَيُدْخِلْكُمْ جَنَّاتٍ تَجْرِي مِنْ تَحْتِهَا الْأَنْهَارُ وَمَسَاكِنَ طَيِّبَةً فِي جَنَّاتِ عَدْنٍ ۚ ذَٰلِكَ الْفَوْزُ الْعَظِيمُ Yagfir lakum żunụbakum wa yudkhilkum jannātin tajrī min taḥtihal-an-hāru wa masākina ṭayyibatan fī jannāti adn, żālikal-fauzul-aẓīm Artinya “Niscaya Allah mengampuni dosa-dosamu dan memasukkan kamu ke dalam surga yang mengalir dibawahnya sungai-sungai, dan ke tempat-tempat tinggal yang baik di dalam surga Adn. Itulah kemenangan yang agung.” 3. Surga Na’im Selanjutnya ada surga na’im berisi kenikmatan yang disebut tercipta dari perak putih. Calon penghuni surga ini dijelaskan dalam firman Allah SWT surat Luqman ayat 8 yaitu إِنَّ الَّذِينَ آمَنُوا وَعَمِلُوا الصَّالِحَاتِ لَهُمْ جَنَّاتُ النَّعِيمِ Innallażīna āmanu wa amiluṣ-ṣāliḥāti lahum jannātun na’īm Artinya “Sesungguhnya orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal-amal saleh, bagi mereka surga-surga yang penuh kenikmatan.” 4. Surga Ma’wa Akar kata ma’wa adalah awa-ya wi yang artinya menyatu dengan suatu tempat dan menetap di sana. Jannatul ma’wa menjadi tempat hamba yang bertakwa, beramal sholeh, menahan hawa nafsu, dan meyakini kebesaran Allah SWT. Adanya surga ma’wa disebut dalam surat An Najm ayat 15 عِنْدَهَا جَنَّةُ الْمَأْوَىٰ Indah jannatul mawaa Artinya “Di dekatnya ada surga tempat tinggal.” 5. Surga Darussalam Surga ini yang diciptakan Allah SWT dari yaqut merah. Para penghuninya adalah orang-orang yang beriman dan bertakwa, merenungkan tanda-tanda kebesaranNya, serta mengakui kebesaran Allah. Hal ini sesuai FirmanNya dalam surat Al An’am ayat 127, لَهُمْ دَارُ السَّلَامِ عِنْدَ رَبِّهِمْ ۖ وَهُوَ وَلِيُّهُمْ بِمَا كَانُوا يَعْمَلُونَ Lahum daarus salaami inda Rabbihim wa huwa waliyyuhum bimaa kaanuu ya’maluun Artinya “Bagi mereka disediakan tempat yang damai surga di sisi Tuhannya. Dan Dialah pelindung mereka karena amal kebajikan yang mereka kerjakan.” 6. Darul Muqamah Nama surga selanjutnya adalah Darul Muqamah yang diciptakan dari permata putih. Ciri penghuninya adalah orang yang senantiasa berpegang teguh pada iman dan Islam, memperbanyak amal sholeh, para ahli syukur. Bukti surga ini dijelaskan dalam QS Fathir ayat 35, ٱلَّذِىٓ أَحَلَّنَا دَارَ ٱلْمُقَامَةِ مِن فَضْلِهِۦ لَا يَمَسُّنَا فِيهَا نَصَبٌ وَلَا يَمَسُّنَا فِيهَا لُغُوبٌ Allażī aḥallanā dāral-muqāmati min faḍlih, lā yamassunā fīhā naṣabuw wa lā yamassunā fīhā lugụb Artinya “Yang menempatkan kami dalam tempat yang kekal surga dari karunia-Nya; didalamnya kami tiada merasa lelah dan tiada pula merasa lesu.” 7. Maqamul Amin Surga Maqamul Amin diperuntukkan Allah SWT untuk hambaNya yang benar-benar bertakwa. Allah berfirman dalam surat Adh-Dhukhan ayat 51, إِنَّ ٱلْمُتَّقِينَ فِى مَقَامٍ أَمِينٍ Innal-muttaqīna fī maqāmin amīn Artinya “Sesungguhnya orang-orang yang bertakwa berada dalam tempat yang aman.” 8. Surga Khuldi Allah SWT menciptakan surga khuldi dari marjan merah dan kuning. Ciri penghuninya adalah orang yang taat menjalankan perintah Allah seperti tercantum dalam surat Al Furqan ayat-15 قُلْ أَذَٰلِكَ خَيْرٌ أَمْ جَنَّةُ الْخُلْدِ الَّتِي وُعِدَ الْمُتَّقُونَ ۚ كَانَتْ لَهُمْ جَزَاءً وَمَصِيرًا Qul a żālika khairun am jannatul-khuldillatī wu’idal-muttaqụn, kānat lahum jazā`aw wa maṣīrā Artinya “Katakanlah Muhammad, “Apakah azab seperti itu yang baik, atau surga yang kekal yang dijanjikan kepada orang-orang yang bertakwa sebagai balasan, dan tempat kembali bagi mereka?” Demikian pembahasan tentang ayat Al Quran tentang surga dan neraka, semoga artikel ini bermanfaat untuk Grameds. Jika ingin mencari buku-buku tentang agama Islam, maka kamu bisa mendapatkannya di Untuk mendukung Grameds dalam menambah wawasan, Gramedia selalu menyediakan buku-buku berkualitas dan original agar Grameds memiliki informasi LebihDenganMembaca. Penulis Yufi Cantika Sukma Ilahiah Baca juga ePerpus adalah layanan perpustakaan digital masa kini yang mengusung konsep B2B. Kami hadir untuk memudahkan dalam mengelola perpustakaan digital Anda. Klien B2B Perpustakaan digital kami meliputi sekolah, universitas, korporat, sampai tempat ibadah." Custom log Akses ke ribuan buku dari penerbit berkualitas Kemudahan dalam mengakses dan mengontrol perpustakaan Anda Tersedia dalam platform Android dan IOS Tersedia fitur admin dashboard untuk melihat laporan analisis Laporan statistik lengkap Aplikasi aman, praktis, dan efisien Agama Islam telah mengajarkan tentang adanya surga dan neraka. Di dalam Alquran, banyak ayat yang membahas tentang surga dan neraka. Ayat-ayat ini tentu bisa menjadi acuan anak untuk lebih mengenai terkait dua tempat yang kita tahu, surga dan neraka merupakan tempat tinggal manusia di akhirat kelak. Surga adalah alam akhirat untuk orang-orang baik dan beriman. Sementara itu, neraka adalah alam akhirat tempat orang kafir dan durhaka mengalami ini tentu bisa membuat anak-anak mama untuk lebih rajin lagi dalam beribadah. Berikut siap membahas ayat Alquran tentang surga dan Surah Ali-Imran ayat 131 dan 133Freepik/Rochak SuklaAyat dalam Alquran membahas tentang surga dan neraka yang pertama adalah surah Ali-Imran ayat 131 dan 133. Kedua ayat ini bercerita tentang orang kafir yang akan masuk ke dalam neraka. Sedangkan, orang bertakwa akan mendapat surga 131 dan 133 Ali Imran seolah menjadi bukti bahwa surga dan neraka benar adanya. Berikut bunyi ayatnya yang membahas tentang surga dan nerakaوَاتَّقُوا النَّارَ الَّتِيْٓ اُعِدَّتْ لِلْكٰفِرِيْنَ ۚArtinya “Dan peliharalah dirimu dari api Neraka, yang telah disediakan bagi orang-orang kafir.” QS Ali Imran 131وَسَارِعُوْٓا اِلٰى مَغْفِرَةٍ مِّنْ رَّبِّكُمْ وَجَنَّةٍ عَرْضُهَا السَّمٰوٰتُ وَالْاَرْضُۙ اُعِدَّتْ لِلْمُتَّقِيْنَۙArtinya “Dan bersegeralah kamu mencari ampunan dari Rabbmu dan mendapatkan Surga yang luasnya seluas langit dan bumi yang disediakan bagi orang-orang yang bertaqwa.” QS Ali Imran 1332. Surah Muhammad Ayat 15Freepik/4045Ayat Alquran tentang surga dan neraka berikutnya terdapat di dalam surah Muhammad ayat 15. Ayat tersebut menjelaskan tentang gambaran orang-orang yang akan mendapatkan kenikmatan di bagi orang-orang yang berada di dalam neraka akan mendapatkan penderitaan sebagai bentuk balasan. Berikut bunyi surah Muhammad ayat 15مَثَلُ الْجَنَّةِ الَّتِيْ وُعِدَ الْمُتَّقُوْنَ ۗفِيْهَآ اَنْهٰرٌ مِّنْ مَّاۤءٍ غَيْرِ اٰسِنٍۚ وَاَنْهٰرٌ مِّنْ لَّبَنٍ لَّمْ يَتَغَيَّرْ طَعْمُهٗ ۚوَاَنْهٰرٌ مِّنْ خَمْرٍ لَّذَّةٍ لِّلشّٰرِبِيْنَ ەۚ وَاَنْهٰرٌ مِّنْ عَسَلٍ مُّصَفًّى ۗوَلَهُمْ فِيْهَا مِنْ كُلِّ الثَّمَرٰتِ وَمَغْفِرَةٌ مِّنْ رَّبِّهِمْ ۗ كَمَنْ هُوَ خَالِدٌ فِى النَّارِ وَسُقُوْا مَاۤءً حَمِيْمًا فَقَطَّعَ اَمْعَاۤءَهُمْArtinya “Perumpamaan taman surga yang dijanjikan kepada orang-orang yang bertakwa, di sana ada sungai-sungai yang airnya tidak payau, dan sungai-sungai air susu yang tidak berubah rasanya, dan sungai-sungai khamar anggur yang tidak memabukkan yang lezat rasanya bagi peminumnya dan sungai-sungai madu yang murni. Di dalamnya mereka memperoleh segala macam buah-buahan dan ampunan dari Tuhan mereka. Samakah mereka dengan orang yang kekal dalam neraka, dan diberi minuman dengan air yang mendidih sehingga ususnya terpotong-potong?” QS Muhammad 15Di dalam surah ini, dijelaskan pula sifat-sifat surga, seperti mengalirnya air sungai yang deras, terdapat buah-buahan yang mempunyai rasa enak, serta air sungai di dalam surga dapat diminum oleh para penghuni oleh Ahmad, At-Tirmidzi, dan lain-lain dari Mu’awiyah bin Haidah, ia berkata, “Aku mendengar Rasulullah SAW bersabda Di surga ada lautan susu, lautan air, lautan madu, dan lautan khamr, kemudian mengalirlah sungai-sungai dari lautan-lautan itu.” Riwayat Ahmad, At-Tirmidzi, dan lain-lain dari Mu’awiyah bin HaidahEditors' Picks3. Surah Az-Zumar ayat 73Freepik/liuzishanSurga dan neraka telah banyak dijelaskan oleh Allah SWT melalui firman-Nya yang ditegaskan lebih lanjut di dalam ayat suci Alquran. Surga dan neraka merupakan ganjaran untuk hamba-Nya dari Allah yang bertakwa akan ditempatkan di dalam surga. Sedangkan, hamba yang tidak bertakwa akan berada di neraka. Ayat Alquran tentang surga dan neraka juga ada di dalam surah Az-Zumar ayat 73, berbunyiوَسِيقَ الَّذِينَ اتَّقَوْا رَبَّهُمْ إِلَى الْجَنَّةِ زُمَرًا ۖ حَتَّىٰ إِذَا جَاءُوهَا وَفُتِحَتْ أَبْوَابُهَا وَقَالَ لَهُمْ خَزَنَتُهَا سَلَامٌ عَلَيْكُمْ طِبْتُمْ فَادْخُلُوهَا خَالِدِينَArtinya “Dan orang-orang yang bertakwa kepada Tuhannya diantar ke dalam surga secara berombongan. Sehingga apabila mereka sampai kepadanya surga dan pintu-pintunya telah dibukakan, penjaga-penjaganya berkata kepada mereka, “Kesejahteraan dilimpahkan atasmu, berbahagialah kamu! Maka masuklah, kamu kekal di dalamnya.”4. Surah An-Nisa ayat 145Freepik/Rochak ShuklaSurah An-Nisa ayat 145 merupakan salah satu ayat di Alquran yang membahas tentang keberadaan surga dan neraka. Ayat ini menjelaskan bahwa Allah SWT telah menamai surga dan Allah yang menentukam tempat kembali setiap manusia setelah meninggal dunia. Berikut bunyi surah An-Nisa ayat 14إِنَّ ٱلْمُنَٰفِقِينَ فِى ٱلدَّرْكِ ٱلْأَسْفَلِ مِنَ ٱلنَّارِ وَلَن تَجِدَ لَهُمْ نَصِيرًاArtinya “Sesungguhnya orang-orang munafik itu ditempatkan pada tingkatan yang paling bawah dari neraka. Dan kamu sekali-kali tidak akan mendapat seorang penolongpun bagi mereka. Allah SWT telah menamakan neraka dan surga dengan nama yang berbeda. Allah SWT lah yang berhak menentukan tempat kembali berdasarkan setiap catatan amal hamba-Nya.”5. Surah Al-Baqarah Ayat 24Freepik/VectorpouchKemudian, ada surah Al-Baqarah ayat 24 yang membahas tentang kondisi di dalam neraka. Demi menghidupkan neraka dengan kobaran api yang sangat panas, menusia pendosa dan bebatuan akan menjadi bahan bakarnya. Berikut bunyi ayatnyaفَاتَّقُواْ النَّارَ الَّتِي وَقُودُهَا النَّاسُ وَالْحِجَارَةُArtinya “Maka takutlah kamu akan api neraka yang bahan bakarnya manusia dan batu yang disediakan bagi orang-orang kafir.” QS Al-Baqarah 246. Surah Hud Ayat 106-108Freepik/ilovehzSurah Hud ayat 106-108 menjelaskan bahwa orang-orang yang masuk ke dalam neraka dan surga akan kekal di dalamnya, kecuali jika Allah SWT menghendakinya. Berikut bunyi surat Hud ayat 106-108 di dalam Alquranفَأَمَّا الَّذِينَ شَقُوا فَفِي النَّارِ لَهُمْ فِيهَا زَفِيرٌ وَشَهِيقٌ ۞ خَالِدِينَ فِيهَا مَا دَامَتِ السَّمَاوَاتُ وَالْأَرْضُ إِلَّا مَا شَاءَ رَبُّكَ ۚ إِنَّ رَبَّكَ فَعَّالٌ لِمَا يُرِيدُ ۞ وَأَمَّا الَّذِينَ سُعِدُوا فَفِي الْجَنَّةِ خَالِدِينَ فِيهَا مَا دَامَتِ السَّمَاوَاتُ وَالْأَرْضُ إِلَّا مَا شَاءَ رَبُّكَۗ عَطَاءً غَيْرَ مَجْذُوذٍ ۞Artinya “Adapun orang-orang yang celaka, maka tempatnya di dalam neraka. Di dalamnya mereka mengeluarkan dan menarik napas dengan merintih. Mereka kekal di dalamnya selama ada langit dan bumi, kecuali jika Tuhanmu menghendaki yang lain. Sesungguhnya Tuhanmu Maha Pelaksana terhadap apa yang Dia kehendaki. Adapun orang-orang yang berbahagia, maka tempatnya di dalam surga. Mereka kekal di dalamnya selama ada langit dan bumi, kecuali jika Tuhanmu menghendaki yang lain sebagai karunia yang tidak ada putus-putusnya." Surah Hud ayat 106-108Demikian beberapa ayat Alquran tentang surga dan neraka. Semoga dengan pembelajaran ini bisa membuat Mama dan anak semakin bertakwa serta memberbanyak amal ibadah di juga Konsep Mendidik Anak Dalam Alquran Surat Luqman yang Bisa Mama TiruRifdah Farnidah Juara Hafalan Alquran 30 Juz Tingkat Dunia, Inspirasi!Penting Diketahui Anak, Inilah Adab dalam Membaca Alquran

kumpulan ayat tentang surga