TeksPidato ceramah tentang Kemuliaan Wanita Dalam Agama Islam November 24 2017 - Pendidikan Agama Islam PIDATO Ceramah Assalamualaikum wrwb Alhamdulilahi rabbil alamin Was sholatu wassalamu ala Asyrofil ambiyaa iwal mursalin. Begini Isi Ceramah Ustad Maulana Yang Dipersoalkan Showbiz Liputan6 Com .
Sayaberdiri disini akan menyampaikan pidato yang berjudul "Menuntut Ilmu". Ketahuilah saudara-saudara sekalian, bahwa mencari ilmu itu hukumnya adalah wajib bagi kaum muslimin dan muslimat. Sebagaimana yang disabdakan oleh Rasulullah SAW di dalam haditsnya: "Mencari ilmu itu wajib bagi orang Islam laki-laki dan perempuan.". Kenapa
DalamIslam mengajarkan untuk melakukan dan mempergauli sang istri secara lembut, halus, tidak main asal pukul, kasar dan lain sebagainya. Allah Swt. berfirman, "Pergaulilah mereka (para istri) dengan baik," (An-Nisa': 19). Pada zaman dahulu pula, perempuan juga tidak mendapatkan warisan ketika kerabatnya meninggal.
Tekspidato ceramah tentang kemuliaan wanita dalam agama. Lihat lebih dari 25 contoh teks ceramah singkat umum agama islam lucu . Doc contoh teks pidato naskah singkat tema pendidikan. Contoh pidato agama islam singkat tentang kemuliaan wanita. Islam memuliakan wanita dan menjaganya dari segala hal yang dapat menodai kehormatannya, menjatuhkan
Selamaini memang dikenal bahwa kalangan feminis radikal sangat anti terhadap institusi keluarga. Bagi mereka keluarga adalah tempat penindasan bagi perempuan. Feminisme sendiri muncul sebagai kesadaran akan kondisi kaum wanita pada masa masyarakat feodalis di Eropa (hingga pada abad 18). Rasa 'dendam' dan 'frustasi' terhadap sejarah
Hai orang-orang yang beriman, tidak halal bagi kamu mempusakai wanita dengan jalan paksa dan janganlah kamu menyusahkan mereka karena hendak mengambil kembali sebagian dari apa yang telah kamu berikan kepadanya, terkecuali bila mereka melakukan pekerjaan keji yang nyata. Dan bergaullah dengan mereka secara patut.
. Uploaded byMuthia Hilfah 67% found this document useful 6 votes6K views3 pagesDescriptionceramahCopyright© © All Rights ReservedAvailable FormatsDOCX, PDF, TXT or read online from ScribdShare this documentDid you find this document useful?Is this content inappropriate?Report this Document67% found this document useful 6 votes6K views3 pagesCeramah Tentang Kemuliaan WanitaUploaded byMuthia Hilfah DescriptionceramahFull descriptionJump to Page You are on page 1of 3Search inside document Reward Your CuriosityEverything you want to Anywhere. Any Commitment. Cancel anytime.
Contoh Naskah Pidato Durasi Pendek Kemuliaan Wanita Contoh Naskah Pidato Durasi Pendek Kemuliaan Wanita. Pada postingan artikel kali ini kami akan berbagi contoh pidato Islam dengan tema kemuliaan wanita. Pidato dibawah ini adalah hasil pilihan kami yang kami dapatkan dari berbagai sumber media online yang kami anggap sangat bagus dan juga bermanfaaat khususnya untuk diri sendiri dan bagi orang banyak. Bagi anda yang sedang mencari contoh pidato dengan tema Kemuliaan Wanita, contoh di bawah ini sangat sesuai dan dapat anda jadikan sebagai referensi, silahkan simak selengkapnya di bawah ini Lihat disini Contoh Naskah Pidato Durasi Pendek Kemuliaan Wanita Contoh Pidato Agama Islam Kemuliaan Wanita السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ Puji dan syukur marilah kita panjatkan kehadirat ilahi Rabbi, atas karunia-Nya kita bisa sama-sama berkumpul dalam rangka thalabulilmi, mencari ilmu. Serta kita bisa bersilaturahim, bertatap muka di majlis yang mulia ini dalam kadaan aman fi amanillah, sehat wal afiat. Mudah-mudaham setiap derap langkah bisa membuahkan pahala bagi kita semua, bisa menjadi penghapus dosa dan pengangkat derajat di hadapan Allah Swt. Taklupa semoga shalawat serta salam senantiasa tercurah kepada junjungan kita Nabi Muhammad Saw., kepada keluarganya, sahabatnya, para tabi’in, tabiut tabiahum, kepada kita semua, serta kepada seluruh umatnya hingga akhir zaman yang menjadikannya sebagai uswatun hasanah, suri tauladan yang baik. Bapak, Ibu yang dirahmati Allah, Sesungguhnya agama Islam sangat memuliakan dan mengagungkan kedudukan kaum perempuan, dengan menyamakan mereka dengan kaum laki-laki dalam mayoritas hukum-hukum syariat, dalam kewajiban bertauhid kepada Allah, menyempurnakan keimanan, dalam pahala dan siksaan, serta keumuman anjuran dan larangan dalam Islam. Allah Ta’ala berfirman, {وَمَنْ يَعْمَلْ مِنَ الصَّالِحَاتِ مِنْ ذَكَرٍ أَوْ أُنْثَى وَهُوَ مُؤْمِنٌ فَأُولَئِكَ يَدْخُلُونَ الْجَنَّةَ وَلا يُظْلَمُونَ نَقِيرًا} “Barangsiapa yang mengerjakan amal-amal saleh, baik laki-laki maupun perempuan sedang dia orang yang beriman, maka mereka itu akan masuk ke dalam surga dan mereka tidak dianiaya walau sedikitpun” QS an-Nisaa’124. Dalam ayat lain Allah Ta’ala berfirman, {مَنْ عَمِلَ صَالِحاً مِنْ ذَكَرٍ أَوْ أُنْثَى وَهُوَ مُؤْمِنٌ فَلَنُحْيِيَنَّهُ حَيَاةً طَيِّبَةً وَلَنَجْزِيَنَّهُمْ أَجْرَهُمْ بِأَحْسَنِ مَا كَانُوا يَعْمَلُونَ} “Barangsiapa yang mengerjakan amal saleh, baik laki-laki maupun perempuan dalam keadaan beriman, maka sesungguhnya akan Kami berikan kepadanya kehidupan yang baik di dunia, dan sesungguhnya akan Kami berikan balasan kepada mereka di akhirat dengan pahala yang lebih baik dari apa yang telah mereka kerjakan” QS an-Nahl97. [Lihat keterangan syaikh Bakr Abu Zaid dalam kitab “Hiraasatul fadhiilah” hal. 17]. Sebagaimana Islam juga sangat memperhatikan hak-hak kaum perempuan, dan mensyariatkan hukum-hukum yang agung untuk menjaga dan melindungi mereka.[Lihat kitab “al-Mar’ah, baina takriimil Islam wa da’aawat tahriir” hal. 6]. Syaikh Shaleh al-Fauzan berkata, “Wanita muslimah memiliki kedudukan yang agung dalam Islam, sehingga disandarkan kepadanya banyak tugas yang mulia dalam Islam. Oleh karena itu, Nabi shallallahu alaihi wa sallam selalu menyampaikan nasehat-nasehat yang khusus bagi kaum wanita, bahkan beliau shallallahu alaihi wa sallam menyampaikan wasiat khusus tentang wanita dalam kutbah beliau di Arafah ketika haji wada’. [Dalam HR. Muslim no. 1218]. Ini semua menunjukkan wajibnya memberikan perhatian kepada kaum wanita di setiap waktu…[ Kitab “at-Tanbiihaat ala ahkaamin takhtashshu bil mu’minaat” hal. 5].. Tugas dan peran penting wanita. Agungnya tugas dan peran wanita ini terlihat jelas pada kedudukannya sebagai pendidik pertama dan utama generasi muda Islam, yang dengan memberikan bimbingan yang baik bagi mereka, berarti telah mengusahakan perbaikan besar bagi masyarakat dan umat Islam. Syaikh Muhammad bin Shaleh al-Utsaimin berkata, “Sesungguhnya kaum wanita memiliki peran yang agung dan penting dalam upaya memperbaiki kondisi masyarakat, hal ini dikarenakan upaya memperbaiki kondisi masyarakat itu ditempuh dari dua sisi Yang pertama perbaikan kondisi di luar rumah, yang dilakukan di pasar, mesjid dan tempat-tempat lainnya di luar rumah. Yang perbaikan ini didominasi oleh kaum laki-laki, karena merekalah orang-orang yang beraktifitas di luar rumah. Yang kedua perbaikan di balik dinding di dalam rumah, yang ini dilakukan di dalam rumah. Tugas mulia ini umumnya disandarkan kepada kaum wanita, karena merekalah pemimpin/pendidik di dalam rumah, sebagaimana firman Allah Ta’ala kepada istri-istri Nabi shallallahu alaihi wa sallam, {وَقَرْنَ فِي بُيُوتِكُنَّ وَلَا تَبَرَّجْنَ تَبَرُّجَ الْجَاهِلِيَّةِ الْأُولَى، وَأَقِمْنَ الصَّلَاةَ وَآَتِينَ الزَّكَاةَ وَأَطِعْنَ اللَّهَ وَرَسُولَهُ، إِنَّمَا يُرِيدُ اللَّهُ لِيُذْهِبَ عَنْكُمُ الرِّجْسَ أَهْلَ الْبَيْتِ وَيُطَهِّرَكُمْ تَطْهِيرًا} “Dan hendaklah kamu tetap di rumahmu, dan janganlah kamu berhias dan bertingkah laku seperti orang-orang Jahiliyah yang dahulu, dan dirikanlah shalat, tunaikanlah zakat dan taatilah Allah dan Rasul-Nya. Sesungguhnya Allah bermaksud hendak menghilangkan dosa dari kamu, hai ahlul bait, dan membersihkan kamu sebersih-bersihnya” QS al-Ahzaab33. Oleh karena itu, tidak salah jika sekiranya kita mengatakan bahwa sesungguhnya kebaikan separuh atau bahkan lebih dari jumlah masyarakat disandarkan kepada kaum wanita. Demikianlah pidato agama islam yang singkat ini. Semoga ceramah agama Islam tentang kemuliaan wanita ini bermanfaat, dan jika ada kesalahan , maka hal itu karena khilaf dan kebodohan ilmu saya. Mohon maaf atas segala kekurangannya. Bilahit taufiq wal hidayah. wassalamu’alaikum warahmatullaahi wabarakatuhu. Demikian contoh naskah pidato durasi pendek kemuliaan wanita kali ini, namun alangkah baiknya sebelum anda menggunakannya diteliti terlebih dahulu karena tidak menutup kemungkinan terjadi kesalahan dalam hal penulisan dan lain sebagainnya, semoga apa yang kami berikan ini berguna untuk dan bermanfaat. Jika terdapat kesalahan kami mohon maaf, contoh naskah pidato diatas kami dapatkan melalui sumber media online, sampai jumpa.
0% found this document useful 0 votes3K views3 pagesOriginal TitlePIDATO AGAMA ISLAM SINGKAT TENTANG KEMULIAAN © All Rights ReservedAvailable FormatsDOCX, PDF, TXT or read online from ScribdShare this documentDid you find this document useful?0% found this document useful 0 votes3K views3 pagesPidato Agama Islam Singkat Tentang Kemuliaan WanitaOriginal TitlePIDATO AGAMA ISLAM SINGKAT TENTANG KEMULIAAN to Page You are on page 1of 3Reward Your CuriosityEverything you want to Anywhere. Any Commitment. Cancel anytime.
السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ إِنَّ الْحَمْدَ لِلَّهِ نَحْمَدُهُ وَنَسْتَعِيْنُهُ وَنَسْتَغْفِرُهُ، وَنَعُوذُ بِاللهِ مِنْ شُرُوْرِ أَنْفُسِنَا وَمِنْ سَيِّئَاتِ أَعْمَالِنَا، مَنْ يَهْدِهِ اللهُ فَلاَ مُضِلَّ لَهُ وَمَنْ يُضْلِلْ فَلاَ هَادِيَ لَهُ ،َأَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللهُ وَحْدَهُ لاَشَرِيْكَ لَهُ، وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ.، أَمَّا بَعْدُ؛ Puji dan syukur marilah kita panjatkan kehadirat ilahi Rabbi, atas karunia-Nya kita bisa sama-sama berkumpul dalam rangka thalabulilmi, mencari ilmu. Serta kita bisa bersilaturahim, bertatap muka di majlis yang mulia ini dalam kadaan aman fi amanillah, sehat wal afiat. Mudah-mudaham setiap derap langkah bisa membuahkan pahala bagi kita semua, bisa menjadi penghapus dosa dan pengangkat derajat di hadapan Allah Swt. Taklupa semoga shalawat serta salam senantiasa tercurah kepada junjungan kita Nabi Muhammad Saw., kepada keluarganya, sahabatnya, para tabi’in, tabiut tabiahum, kepada kita semua, serta kepada seluruh umatnya hingga akhir zaman yang menjadikannya sebagai uswatun hasanah, suri tauladan yang baik. Bapak, Ibu yang dirahmati Allah, Sesungguhnya agama Islam sangat memuliakan dan mengagungkan kedudukan kaum perempuan, dengan menyamakan mereka dengan kaum laki-laki dalam mayoritas hukum-hukum syariat, dalam kewajiban bertauhid kepada Allah, menyempurnakan keimanan, dalam pahala dan siksaan, serta keumuman anjuran dan larangan dalam Islam. Allah Ta’ala berfirman, {وَمَنْ يَعْمَلْ مِنَ الصَّالِحَاتِ مِنْ ذَكَرٍ أَوْ أُنْثَى وَهُوَ مُؤْمِنٌ فَأُولَئِكَ يَدْخُلُونَ الْجَنَّةَ وَلا يُظْلَمُونَ نَقِيرًا} “Barangsiapa yang mengerjakan amal-amal saleh, baik laki-laki maupun perempuan sedang dia orang yang beriman, maka mereka itu akan masuk ke dalam surga dan mereka tidak dianiaya walau sedikitpun” QS an-Nisaa’124. Dalam ayat lain Allah Ta’ala berfirman, {مَنْ عَمِلَ صَالِحاً مِنْ ذَكَرٍ أَوْ أُنْثَى وَهُوَ مُؤْمِنٌ فَلَنُحْيِيَنَّهُ حَيَاةً طَيِّبَةً وَلَنَجْزِيَنَّهُمْ أَجْرَهُمْ بِأَحْسَنِ مَا كَانُوا يَعْمَلُونَ} “Barangsiapa yang mengerjakan amal saleh, baik laki-laki maupun perempuan dalam keadaan beriman, maka sesungguhnya akan Kami berikan kepadanya kehidupan yang baik di dunia, dan sesungguhnya akan Kami berikan balasan kepada mereka di akhirat dengan pahala yang lebih baik dari apa yang telah mereka kerjakan” QS an-Nahl97. [Lihat keterangan syaikh Bakr Abu Zaid dalam kitab “Hiraasatul fadhiilah” hal. 17]. Sebagaimana Islam juga sangat memperhatikan hak-hak kaum perempuan, dan mensyariatkan hukum-hukum yang agung untuk menjaga dan melindungi mereka.[Lihat kitab “al-Mar’ah, baina takriimil Islam wa da’aawat tahriir” hal. 6]. Syaikh Shaleh al-Fauzan berkata, “Wanita muslimah memiliki kedudukan yang agung dalam Islam, sehingga disandarkan kepadanya banyak tugas yang mulia dalam Islam. Oleh karena itu, Nabi shallallahu alaihi wa sallam selalu menyampaikan nasehat-nasehat yang khusus bagi kaum wanita, bahkan beliau shallallahu alaihi wa sallam menyampaikan wasiat khusus tentang wanita dalam kutbah beliau di Arafah ketika haji wada’. [Dalam HR. Muslim no. 1218]. Ini semua menunjukkan wajibnya memberikan perhatian kepada kaum wanita di setiap waktu…[ Kitab “at-Tanbiihaat ala ahkaamin takhtashshu bil mu’minaat” hal. 5]. . Tugas dan peran penting wanita. Agungnya tugas dan peran wanita ini terlihat jelas pada kedudukannya sebagai pendidik pertama dan utama generasi muda Islam, yang dengan memberikan bimbingan yang baik bagi mereka, berarti telah mengusahakan perbaikan besar bagi masyarakat dan umat Islam. Syaikh Muhammad bin Shaleh al-Utsaimin berkata, “Sesungguhnya kaum wanita memiliki peran yang agung dan penting dalam upaya memperbaiki kondisi masyarakat, hal ini dikarenakan upaya memperbaiki kondisi masyarakat itu ditempuh dari dua sisi – Yang pertama perbaikan kondisi di luar rumah, yang dilakukan di pasar, mesjid dan tempat-tempat lainnya di luar rumah. Yang perbaikan ini didominasi oleh kaum laki-laki, karena merekalah orang-orang yang beraktifitas di luar rumah. – Yang kedua perbaikan di balik dinding di dalam rumah, yang ini dilakukan di dalam rumah. Tugas mulia ini umumnya disandarkan kepada kaum wanita, karena merekalah pemimpin/pendidik di dalam rumah, sebagaimana firman Allah Ta’ala kepada istri-istri Nabi shallallahu alaihi wa sallam, {وَقَرْنَ فِي بُيُوتِكُنَّ وَلَا تَبَرَّجْنَ تَبَرُّجَ الْجَاهِلِيَّةِ الْأُولَى، وَأَقِمْنَ الصَّلَاةَ وَآَتِينَ الزَّكَاةَ وَأَطِعْنَ اللَّهَ وَرَسُولَهُ، إِنَّمَا يُرِيدُ اللَّهُ لِيُذْهِبَ عَنْكُمُ الرِّجْسَ أَهْلَ الْبَيْتِ وَيُطَهِّرَكُمْ تَطْهِيرًا} “Dan hendaklah kamu tetap di rumahmu, dan janganlah kamu berhias dan bertingkah laku seperti orang-orang Jahiliyah yang dahulu, dan dirikanlah shalat, tunaikanlah zakat dan taatilah Allah dan Rasul-Nya. Sesungguhnya Allah bermaksud hendak menghilangkan dosa dari kamu, hai ahlul bait, dan membersihkan kamu sebersih-bersihnya” QS al-Ahzaab33. Oleh karena itu, tidak salah jika sekiranya kita mengatakan bahwa sesungguhnya kebaikan separuh atau bahkan lebih dari jumlah masyarakat disandarkan kepada kaum wanita. Demikianlah pidato agama islam yang singkat ini. Semoga ceramah agama Islam tentang kemuliaan wanita ini bermanfaat, dan jika ada kesalahan, maka hal itu karena khilaf dan kebodohan ilmu saya. Mohon maaf atas segala kekurangannya. Bilahit taufiq wal hidayah. wassalamu’alaikum warahmatullaahi wabarakatuhu.
Pidato tentang Kemuliaan Wanita اَلْحَمْدُ لِلهِ الَّذِى أَكْرَمَنَا بِالإِيْمَانِ, وَاَعَزَّنَا بِالْإسْلَامِ,[وَرَفَعْنَا بِالْإِحْسَانِ, اَحْمَدُهُ سُبْحَانَهُ وَتَعَالىَ وَاَشْكُرُهُ, اَلَّلهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ وَبَارِكْ عَلىَ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلىَ اَلِهِ وَصَحْبِهِ وَمَنْ تَبِعَهُمْ بِاِحْسَانِ اِلىَ يَوْمِ الدِّيْنِ, اَمَّا بَعْدَ. Allah menciptakan wanita dengan sangat spesial. Dia diciptikan dari tulang rusuk Nabi Adam AS. Mereka makluk tangguh dan juga lemah. Sebagai seorang lelaki, sudah sepantasnya jika kita menjaga kehormatan mereka yang mereka pilih juga melecehkan mereka. Semoga pidato di bawah ini membuat kalian sadar akan kemuliaan seorang wanita. Sebelum memulai, marilah kita panjatkan puji dan syukur hanya untuk Ilahi Rabbi. Atas Karunia yang diberikan-Nya, kita bisa berkumpul di sini dengan keadaan sehat wal afiat untuk melihat thalabulilmi, mencari ilmu. Selain mencari ilmu, kita juga dapat bersilaturahim, bertatap muka dalam majelis yang mudah-mudahan dirahmati dan di ridhoi oleh Allah SWT. Dan semoga setiap langkah yang kita tuju juga diberkahi Allah SWT, pahala dapat kita lakukan sebagai bekal kelak diakhirat. Sholawat dan salam semoga terus tercurah hingga Nabi Muhammad SAW, kepada keluarga, sahabatnya, para tabi'in, tabiut tabiahum, kepada kita semua, dan juga bagi jutaan tahun hingga akhir zaman yang menjadikannya sebagai uswatun hasanah, suri tauladan yang baik. Bapak, Ibu hadirin semua yang dirahmati Allah, pada dasarnya, agama Islam merupakan salah satu agama yang sangat memuliakan wanita. Islam sangat mengagungkan keduduka seorang wanita. Dalam Islam, kedudukan mereka sama dengan laki-laki dalam hukum syariat dan juga dalam kewajiban bertauhid dan menjalankan perintah Allah SWT. Termasuk dalam Firman Allah SWT setelah ini, وَمَنْ يَعْمَلْ مِنَ الصَّالِحَاتِ مِنْ ذَكَرٍ أَوْ أُنْثَىٰ وَهُوَ مُؤْمِنٌ فَأُولَٰئِكَ يَدْخُلُونَ الْجَنَّةَ وَلَا يُظْلَمُونَ نَقِيرًا "Barangsiapa yang mengerjakan amal-amal saleh, baik laki-laki maupun perempuan sedang orang yang beriman, maka mereka itu akan masuk ke dalam surga dan mereka tidak dianiaya walau sedikitpun" QS an-Nisaa ' 124 . Islam juga sangat memperhatikan hak-hak perempuan. Allah juga menjaganya dengan hukum dan syariat yang melindungi mereka dari sifat-sifat lelaki yang suka merendahkan dan melecehkan mereka. Syaikh Shaleh al-Fauzan berkata, “Wanita muslimah memiliki kedudukan yang agung dalam Islam, dan ia memisahkan beberapa tugas yang mulia dalam Islam. Oleh karena itu, Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam selalu menyampaikan nasehat-nasehat yang khusus bagi kaum wanita, bahkan beliau shallallahu' alaihi wa sallam Memberi penjelasan khusus tentang wanita dalam kutbah beliau di Arafah kompilasi haji wada '. [Dalam HR. Muslim no. 1218]. Ini semua adalah kewajiban yang memberikan perhatian kepada kaum wanita dalam setiap waktu… [Kitab “at-Tanbiihaat 'ala ahkaamin takhtashshu bil mu'minaat” hal. 5]. Tugas dan peran penting wanita. Begitu mulianya tugas dan peran wanita bagi mereka yang dapat dilihat dari peran dan keluarga mereka dalam keluarga. Dalam keluarga, ibu wanita merupakan sekolah pertama, pendidik, dan juga motivator utama bagi generasi penerus Islam. Dengan bimbingan dan pengkajian yang mereka berikan, akhlak dan keteguhan, generasi penerus Islam digembleng, sehingga dapat menjadi pemimpin yang baik dan pembela Islam yang teguh. Syaikh Muhammad bin Shaleh al-Utsaimin berkata, “Sesungguhnya kaum wanita memiliki peran yang sangat penting dalam upaya Mengatasi kondisi masyarakat, hal ini sebagai upaya memperbaiki kondisi masyarakat yang menggunakan dari dua sisi Yang pertama perbaikan kondisi di luar rumah, yang dilakukan di pasar, mesjid dan tempat-lain di luar rumah. Yang perbaikan ini digunakan oleh kaum laki-laki, karena merekalah orang-orang yang beraktifitas di luar rumah. Yang kedua perbaikan di dalam rumah, yang dilakukan di dalam rumah. Tugas mulia ini umumnya disandarkan kepada kaum wanita, karena merekalah pemimpin / pendidik di dalam rumah, Selain firman Allah Ta'ala kepada istri-istri Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam, وقرن في بيوتكن ولا تبرجن تبرج الجاهلية الأولى وأقمن الصلاة وآتين الزكاة وأطعن الله ورسوله إنما يريد الله ليذهب عنكم الرجس أهل البيت ويطهركم تطهيرا “Dan kau selalu tetap di rumahmu, dan janganlah kamu berhias dan bertingkah laku seperti orang-orang Jahiliyah yang dulu, dan dirikanlah shalat, tunaikanlah zakat dan taatilah Allah dan Rasul-Nya. Sesungguhnya Allah ingin melepaskan dosa dari kamu, hai ahlul umpan, dan membersihkan Anda sebersih-bersihnya ”QS al-Ahzaab 33. Jadi, tidak ada bagian dari kami yang mengumpulkan sebagian besar atau lebih dari satu anggota dalam mendidik calon pemimpin masyarakat yaitu anak-anak. Sekiranya menyadari bahwa dapat saya sampaikan. Semoga pidato atau kultu kecepatan ini bisa bermanfaat bagi kita semua. Jika ada kesalahan, maka hal itu karena khilaf dan kebodohan ilmu saya. Mohon maaf atas segala kekurangannya. Bilahit taufiq wal hidayah. wassalamu'alaikum warahmatullaahi wabarakatuhu.
Pidato tentang Kemuliaan Wanita – Allah menciptakan wanita dengan sangat spesial. Dia diciptikan dari tulang rusuk Nabi Adam AS. Mereka makluk tangguh dan juga seorang lelaki, sudah sepantasnya bila kita menjaga kehormatan mereka bukannya malah melecehkan mereka. Semoga contoh pidato di bawah ini membuat kalian sadar akan kemuliaan seorang Wr WbSebelum memulai, marilah kita panjatkan puji dan syukur kita hanya kepada Ilahi Rabbi. Atas Karunia yang diberikan-Nya, kita semua dapat berkumpul di sini dengan keadaan sehat wal afiat untuk mengikuti thalabulilmi, mencari mencari ilmu, kita juga dapat bersilaturahim, bertatap muka dalam majelis yang mudah-mudahan dirahmati dan di ridhoi oleh Allah SWT. Dan semoga setiap langkah yang kita tuju juga diberkahi Allah SWT sehingga pahala dapat kita peroleh sebagai bekal kelak di serta salam semoga terus tercurah kepada Nabi Muhammad SAW, kepada keluarganya, sahabatnya, para tabi’in, tabiut tabiahum, kepada kita semua, serta kepada seluruh umatnya hingga akhir zaman yang menjadikannya sebagai uswatun hasanah, suri tauladan yang Ibu hadirin semua yang dirahmati Allah, pada dasarnya, agama Islam merupakan salah satu Agama yang sangat memuliakan wanita. Islam sangat mengagungkan keduduka seorang Islam, kedudukan mereka sama dengan kaum laki-laki dalam hukum syariat dan juga dalam kewajiban bertauhid dan menjalankan perintah Allah SWT. Sebagaimana dalam Firman Allah SWT berikut ini,وَمَنْ يَعْمَلْ مِنَ الصَّالِحَاتِ مِنْ ذَكَرٍ أَوْ أُنْثَىٰ وَهُوَ مُؤْمِنٌ فَأُولَٰئِكَ يَدْخُلُونَ الْجَنَّةَ وَلَا يُظْلَمُونَ نَقِيرًا“Barangsiapa yang mengerjakan amal-amal saleh, baik laki-laki maupun perempuan sedang dia orang yang beriman, maka mereka itu akan masuk ke dalam surga dan mereka tidak dianiaya walau sedikitpun” QS an-Nisaa’124.Islam juga sangat memperhatikan hak-hak perempuan. Allah juga menjaganya dengan hukum dan syariat yang melindungi mereka dari sifat-sifat lelaki yang suka merendahkan dan melecehkan Shaleh al-Fauzan berkata, “Wanita muslimah memiliki kedudukan yang agung dalam Islam, sehingga disandarkan kepadanya banyak tugas yang mulia dalam Islam. Oleh karena itu, Nabi shallallahu alaihi wa sallam selalu menyampaikan nasehat-nasehat yang khusus bagi kaum wanita, bahkan beliau shallallahu alaihi wa sallam menyampaikan wasiat khusus tentang wanita dalam kutbah beliau di Arafah ketika haji wada’.[Dalam HR. Muslim no. 1218]. Ini semua menunjukkan wajibnya memberikan perhatian kepada kaum wanita di setiap waktu…[ Kitab “at-Tanbiihaat ala ahkaamin takhtashshu bil mu’minaat” hal. 5].Tugas dan peran penting mulianya tugas dan peran wanita bagi keluarga dapat dilihat dari peran dan kedudukan mereka dalam keluarga. Dalam keluarga, ibu wanita merupakan sekolah pertama, pendidik, dan juga motivator utama bagi generasi penerus Islam. Dengan bimbingan dan pengajaran yang mereka berikan, akhlak dan keteguhan generasi penerus Islam digembleng sehingga kelak bisa menjadi seorang pemimpin yang baik dan pembela Islam yang Muhammad bin Shaleh al-Utsaimin berkata, “Sesungguhnya kaum wanita memiliki peran yang agung dan penting dalam upaya memperbaiki kondisi masyarakat, hal ini dikarenakan upaya memperbaiki kondisi masyarakat itu ditempuh dari dua sisiYang pertama perbaikan kondisi di luar rumah, yang dilakukan di pasar, mesjid dan tempat-tempat lainnya di luar rumah. Yang perbaikan ini didominasi oleh kaum laki-laki, karena merekalah orang-orang yang beraktifitas di luar rumah.Yang kedua perbaikan di balik dinding di dalam rumah, yang ini dilakukan di dalam rumah. Tugas mulia ini umumnya disandarkan kepada kaum wanita, karena merekalah pemimpin/pendidik di dalam rumah,Sebagaimana firman Allah Ta’ala kepada istri-istri Nabi shallallahu alaihi wa sallam,وَقَرْنَ فِي بُيُوتِكُنَّ وَلَا تَبَرَّجْنَ تَبَرُّجَ الْجَاهِلِيَّةِ الْأُولَىٰ ۖ وَأَقِمْنَ الصَّلَاةَ وَآتِينَ الزَّكَاةَ وَأَطِعْنَ اللَّهَ وَرَسُولَهُ ۚ إِنَّمَا يُرِيدُ اللَّهُ لِيُذْهِبَ عَنْكُمُ الرِّجْسَ أَهْلَ الْبَيْتِ وَيُطَهِّرَكُمْ تَطْهِيرًا“Dan hendaklah kamu tetap di rumahmu, dan janganlah kamu berhias dan bertingkah laku seperti orang-orang Jahiliyah yang dahulu, dan dirikanlah shalat, tunaikanlah zakat dan taatilah Allah dan Rasul-Nya. Sesungguhnya Allah bermaksud hendak menghilangkan dosa dari kamu, hai ahlul bait, dan membersihkan kamu sebersih-bersihnya” QS al-Ahzaab33.Jadi tidak berlebihan apabila kita mengakatan bahwa sebagian besar kebaikan atau kerukuran bermasyarakat bergantung dari perang seorang wanita dalam mendidik calon pemimpin dan calon anggota masyarakat yaitu anak kita.Sekiranya itulah yang dapat saya sampaikan. Semoga pidato atau kultu singkat ini dapat bermanfaat bagi kita semua. Bila ada kesalahan, maka hal itu karena khilaf dan kebodohan ilmu saya. Mohon maaf atas segala taufiq wal hidayah. wassalamu’alaikum warahmatullaahi juga Pidato tentang Pergaulan Bebas
pidato tentang kemuliaan wanita